Arsip Kategori: Hadis

Q 2:256 ? Benarkah Tak Ada Paksaan Memeluk Islam?

Tafsir At-Thabari tentang Q 2:256

Ayat Qur’an yang terbanyak dikutip netter Muslim di FFI untuk membela Islam adalah Q 2:256 yang berbunyi:

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Betulkah “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam)”? Jika benar begitu, mengapa kok para murtadun dibunuhi, para kafir diperangi, para Yahudi dibantai, para teroris Muslim membom sana-sini setiap hari tanpa henti? Untuk mengetahui kebenaran arti dan maksud Q 2:256, maka kita harus mempelajari tafsir Qur’an. Melalui tafsir inilah kita tahu latar belakang turunnya ayat Qur’an (asbabun nuzul) dan bagaimana penerapannya dalam Syariah Islam. Berikut adalah tafsir terkemuka dari At-Thabari yang berkenaan dengan Q 2:256. Untuk menjelaskan satu ayat ini saja, Thabari butuh 21 halaman!!

Image
Image

Read the rest of this entry

Muhammad dan Sex

Muhammad mencium kelamin bocah


Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad


[hadith] Mengeluarkan mani halal (istimta’ atau onani)


[Hadis] Kemiripan Anak Dgn Ortu, Siapa Yg Ejakulasi Duluan

Selanjutnya mampir ke SINI


Sumber: infomuslim.tk

[Quran & Hadis] Barang Jarahan Halal

CARI NAFKAH DARI PERAMPOKAN DAN PUNGUTAN LIAR:

Hadis Sahih Bukhari, Vol. IV, pg. 104:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar bahwa sang Nabi berkata,”Mata pencaharianku ada di bawah bayangan tombakku, (1) dan dia yang tidak menaati perintahku akan dihinakan dengan membayar Jizya.”Catatan: (1) “Di bawah bayangan tombakku” berarti “dari jarahan perang”.
[Ref: The Translation of the Meanings of Sahih Al-Bukhari, Arabic-English, Vol.IV (page 104) by Dr. Muhammad Muhsin Khan, Islamic University—Al-Medina Al-Munauwara].

Hadis berikut menerangkan bahwa Muhammad mendirikan mesjid2 dengan biaya dari hasil rampokan, jarahan dan pungutan pajak paksa Jizya terhadap non-Muslim. Bacalah Hadis ini dengan teliti dan kau akan mengerti mengapa banyak orang tertarik untuk bergabung dengan Muhammad dan Islamnya. Ya, alasannya hanyalah keserakahan dan nafsu akan uang dan kekayaan semata-mata. Muhammad melanggar semua hukum dan aturan masyarakat mapan yang beradab hanya untuk memuaskan keserakahan pengikut2nya. Ini hadisnya:

Hadith Sahih Bukhari, Volume 4, Book 53, Number 390:
Dikisahkan oleh Jabir bin ‘Abdullah:
Rasul Allah suatu saat berkata padaku,”Jika uang masukan dari Bahrain tiba, aku akan beri kamu segini banyak dan segitu banyak.” Ketika Rasul Allah telah mati, uang dari Bahrain tiba, dan Abu Bakr mengumumkan,”Bagi yang telah dijanjikan oleh Rasul Allah, silakan datang padaku.” Lalu aku menghadap Abu Bakr dan berkata,”Rasul Allah berkata padaku,”Jika uang masukan dari Bahrain tiba, aku akan beri kamu segini banyak dan segitu banyak.” Setelah mendengar itu Abu Bakr berkata padaku, “Ciduklah (uang) dengan kedua tanganmu.” Aku ciduk uang dengan kedua tanganku dan Abu Bakr memintaku menghitungnya. Aku menghitung dan jumlahnya adalah lima ratus (keping emas). Jumlah seluruhnya yang dia berikan padaku adalah seribu lima ratus (keping emas).
Dikisahkan oleh Anas: Uang dari Bahrain dibawa kepada Nabi. Dia berkata,”Sebarkan uang itu di Mesjid.” Inilah jumlah uang terbesar yang pernah diserahkan kepada Rasul Allah. Saat itu Al-‘Abbas datang padanya dan berkata,”O Rasul Allah! Berilah aku uang karena aku memberikan uang tebusan diriku dan Aqil.” Sang Nabi berkata padanya,”Ambillah.” Dia menciduk uang dengan kedua tangannya dan menuangkannya di atas bajunya dan mencoba mengangkatnya tapi tidak bisa dan dia minta pada sang Nabi,”Maukah kau meminta seseorang untuk menolongku mengangkat ini?” Nabi berkata,”Tidak.” Lalu Al-‘Abbas berkata,”Kalau begitu, maukah kau membantuku mengangkatnya?” Nabi berkata,”Tidak.” Lalu Al-‘Abbas membuang sebagian uang, tapi tetap saja dia tidak kuat mengangkutnya, dan dia sekali lagi meminta pada Nabi,” Maukah kau meminta seseorang untuk menolongku mengangkat ini?” Nabi berkata,”Tidak.” Lalu, Al-‘abbas membuang sebagian lagi uang dan memikulnya di pundaknya dan lalu pergi. Sang Nabi terus melihatnya terpesona akan keserakahannya sampai dia menghilang dari penglihatan. Rasul Allah tidak beranjak dari tempat itu sampai tidak ada satu Dirham pun tersisa dari uang itu.

ayat2 dibawah ini ini dibuat Muhammad sebagai “alat” dan “tameng” untuk pembenaran perampokan dan penjarahan yg dilakukannya beserta pengikutnya,termasuk aksi perampasannya atas nama perang “suci” di Khaibar.

>Muhammad mengatasnamakan Allah-nya melegalkan barang jarahan
QS 8:1 Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman”.

juga QS 59:7,QS 8:41

>barang jarahan halal untuk nafkah hidup
QS 48:20 Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

QS 8:69 Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS 8:41 Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnusabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

>barang jarahan halal untuk nafkah hidup dan sebagai mata pencaharian
QS 59:7 Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.

>tindakan2 penjarahan Muhammad sebagai mata pencahariannya bisa dibuktikan dengan hadis2 ini:
Hadis Sahih Bukhari, Vol. IV, bab 88:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar bahwa sang Nabi berkata,”Mata pencaharianku ada di bawah bayangan tombakku(rampasan,pen), dan dia yang tidak menaati perintahku akan dihinakan dengan membayar Jizya.”

http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Hadis Sahih Bukhari Volume 4, Book 53, Number 351:
Dikisahkan oleh Jabir bin Abdullah:
Rasul Allah berkata,”Barang jarahan adalah halal bagiku.”

Hadith Sahih Bukhari Volume 9, Book 93, Number 555:

http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Dikisahkan oleh Abu Huraira:
Rasul Allah berkata, “Allah menjamin (orang yang melakukan Jihad untuk Allah dan tidak ada yang ingin dilakukannya kecuali Jihad untuk Allah dan iman akan FirmanNya) bahwa Allah akan menerimanya di surga (mati sebagai martir) atau mengupahi dia dengan hadiah atau jarahan perang yang telah diterimanya dari tempat dia pergi.”

http://hadith.al-islam.com/bayan/display.asp?Lang=ind&ID=1091
Hadis riwayat Urwah Al-Bariqi ra.,
ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Kuda, telah terikat pada ubun-ubunnya itu kebajikan hingga hari kiamat, yaitu pahala dan harta rampasan perang

>bukti dari Hadis bahwa Muhammad mencari makan dan nakah dari hasil menjarah,
http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 548:
Dikisahkan oleh Ibn Umar:
Kami tidak makan kecuali setelah kami menaklukkan Khaibar.

Hadis Sahih Bukahri, Volume 6, Book 60, Number 407:
http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Dikisahkan oleh Umar:
Harta benda milik Bani An-Nadir merupakan sebagian barang jarahan yang diberikan Allah pada RasulNya (karena) barang2 jarahan seperti itu tidak didapat dari peperangan yang dilakukan kaum Muslim, atau dengan pasukan berkuda, atau dengan pasukan berunta. Jadi barang2 ini adalah milik Rasul Allah saja, dan dia menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan tahunan para istrinya, dan menggunakan sisa dana untuk membeli persenjataan dan kuda sebagai peralatan perang yang digunakan untuk Tujuan Allah.

—–####—–

sebagian kisah2 Muhammad dapat dilihat disini:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=789

atau,
http://mengenal-islam.t35.com/Siapa_Muhammad.htm
http://www.news.faithfreedom.org/index. … e&sid=1218

Allah permitted only Muhammad to conduct raids and plunder
[Allah hanya ijinkan Muhammad utk mengadakan operasi2 perampokan dan penjarahan]

Allah memberikan Muhammad HAK EKSKLUSIF utk mengadakan perampokan dan penjarahan terhadap RAKYAT SIPIL TIDAK BERDOSA dan tidak bersenjata.

Sahih Muslim, Book 004, Number 1058:
Jabir b. ‘Abdullah al-Ansari reported: The Prophet (may peace be upon him) said: I have been conferred upon five (things) which were not granted to anyone before me (and these are): Every apostle was sent particularly to his own people, whereas I have been sent to all the red and the black, the spoils of war have been made lawful for me, and these were never made lawful to anyone before me, and the earth has been made sacred and pure and mosque for me, so whenever the time of prayer comes for any one of you he should pray whenever he is, and I have been supported by awe (by which the enemy is overwhelmed) from the distance (which one takes) one month to cover and I have been granted intercession.

[TERJEMAHAN:
Jabir ... melaporkan : nabi (saw) mengatakan: Saya diberikan lima hal yg tidak diberikan kpd siapapun sebelum saya : setiap rasul dikirim khusus bagi rakyatnya sendiri, sementara saya .... rampasan perang disahkan bagi saya dan ini tidak pernah disahkan bagi siapapun sebelum saya ...]

Sahih Muslim, Book 004, Number 1062:
Abu Huraira reported that the Messenger of Allah (may peace be upon him) said: I have been given superiority over the other prophets in six respects: I have been given words which are concise but comprehensive in meaning; I have been helped by terror (in the hearts of enemies): spoils have been made lawful to me: the earth has been made for me clean and a place of worship; I have been sent to all mankind and the line of prophets is closed with me.

[TERJEMAHAN: Abu Huraira melaporkan bahwa rasulullah (saw) mengatakan : Saya diberikan superioritas atas rasul2 lain dalam 6 hal : ... Saya dibantu oleh teror (dalam hati musuh); harta benda mereka disahkan bagi saya: ...]

Tabari, 1987, p 7.20 :
Abd Allah ibn Jahsh reserved one-fifth of the booty for Muhammad. (as per 8:41). Muhammad admonished Abdallah ibn Jahsh for fighting in the sacred month. At first, he refused to accept anything from the loot. Allah then revealed 2:217 sanctioning Muhammad to fight in the sacred months. After this revelation from Allah, Muhammad took possession of the plunder and took charge of the two prisoners

[TERJEMAHAN:
Abduillah ibn Jahsh menyisakan 1/5 harta benda rampasan bagi Muhammad (sesuai dgn Q8:41). ... Pada mulanya, ia (Muhammad) menolak utk menerima apapun dari harta rampasan tsb. TAPI Allah kemudian menurunkan Q2:217 yg memerintahkan Muhammad utk berperang dlm bulan2 haram (suci). Setelah wahyu ini Muhammad mengambil bagian rampasan(nya) ...]

Masih banyak contoh lain yg menunjujkkan tabiat Muhammad sbg perampok, penjarah dan pembunuh non-Muslim:

Muhammad got a booty property of B. Nadir and called it a special gift from Allah (background to 59:6) and these properties were used to support Muhammad’s wives… (Sahih Bukhari, 5:59:367)

Spoils of war are for Allah and Muhammad (8:1)…(Sahih Muslim, 19.4329)

One-fifth of booty belongs to Allah… (Baladhuri, 2002, p 109)

Allah has a special choice from booty, Safi, exclusively reserved for Muhammad… (p 2.847, Sunaan Abu Dawud, 2.2985, footnote 2406)

The Safi is not taken from one-fifth of booty but from the entire loot, before one fifth is taken out… (p 2.848, Sunaan Abu Dawud, 2.2986, footnote 2407)

Safiyyah (a teenage married girl whom Muhammad took as a captive in the plunder of Khaybar Jews) was Allah’s Safi to Muhammad… (p 2 848, Sunaan Abu Dawud, 2 2987, footnote 2408).

Before her capture as a sex slave, Safiyyah’s name was Zainab… (p 2.848, Sunaan Abu Dawud, 2 2987, footnote 2409).

Untuk akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

[Q & H] ALLAH/Muhamad cinta UANG JIZYAH/JARAHAN

Kata Feodor Fathon : Muhamad tidak memiliki apa-apa. Betulkah ? Mari kita selidiki !

MUHAMAD/ALLAH CINTA UANG, Contoh2 menurut HADIS BUKHARI & TABARI & ISHAQ

Bagian Bukhari, cek sendiri di
http://www.darulislam.info/Hadith_Bukhari.html

Kalau cek Tabari, harus beli bukunya. Cuplikan2 ini didapatkan dari Prophet of Doom. Di internet belum saya temukan.

————————————-

Tabari VI:82, Ishaq:113
‘Saya tanya Abbas, ‘Apa agama ini?’ Jawabnya, ‘Ini Muhamad bin Abdallah, yg menyatakan bahwa Allah mengirimnya sbg rasulNya dgn agamaNya dan bahwa kekayaan Chusroes* dan Caesar akan diberikan kpdnya lewat cara kemenangan perang (conquest).’

Bukhari V4B52N220
Diriwayahkan Abu Huraira:
Rasulullah berkata, “… dan saya diberi kemenangan lewat teror (yg ditanamkan dlm hati musuh) … Abu Huraira menambahkan: Rasulullah telah meninggalkan dunia dan kini kau, wahai rakyat, keluarkan kekayaan2 tsb (yi. yg tidak dinikmati nabi. )(O YA ?? baca hadis berikut !)

Bukhari V5B59N512
Nabi menyuruh agar para lelaki dibunuh dan anak2 serta wanita mereka dijadikan tahanan. Para tahanan dibagi2 diantara para muslim. Lalu Rasul mulai mengambil rumah2 dan harta benda mereka yg paling dekat dgnnya.

Bukhari V4B52N267
‘Nabi mengatakan, “Khosrau* akan dihancurkan, dan tidak akan ada Khosrau setelah dirimya, dan Caesar sudah pasti akan hancur dan tidak akan adan Caesar setelah dirinya, dan kau akan menghabiskan kekayaan mereka dlm jalan Allah (baca: jalan Muhamad !).”’

(Q108:1
“Kepadamu telah Kami berikan Kausar*, air mancur kekayaan.”)

Bukhari VB56N793
‘Nabi mengatakan, “jika kau hidup cukup lama, maka harta benda Khosrau* akan dibuka dan diambil sbg barang jarahan. Kau akan mengangkat beberapa genggam emas dan perak.”’

Bukhari V4B56N795
“Saya diberikan kunci bagi kekayaan dunia oleh Allah.”

Tabari VI:95
“Abu Talib mengatakan kpd Muhamad, ‘Keponakanku, mengapa sukumu mengeluh tentang dirimu dan mengatakan bahwa kau menghina dewa2 mereka dan … ? Rasulullah mengatakan ‘Paman, saya ingin mereka mengucapkan satu pernyataan. Jika mereka mengatakannya, orang Arab akan menundukkan diri pada mereka dan non-arab akan membayar pajak jizyah.

Tabari VIII:122/Ishaq:515
Abu Huqayq memegang kekayaan Bani Nadir. Ia dibawa ke Rasullullah utk diinterogasi. Namun Huqayq menolak memberi tahu dimana kekayaan tsb. Lalu nabi bertanya kpd Yahudi2 lain. Ada yg mengatakan,
‘Saya melihat Kinanah berjalan diseputar sebuah puing2.’ Muhamad memanggil Kinanah dan mengatakan, ‘Tahukah kau bahwa jika kami menemukannya, saya akan membunuhmu ?’ ‘Ya, jawab Kinanah. Nabi memerintahkan agar puing2 itu digali. Beberapa kekayaan ditemukan. Lalu Muhamad bertanya kpd Kinana dimana sisanya. Ia menolak menyerahkannya ; shg Rasulullah memberikan perintah kpd Zubayr dan mengatakan, ‘SIKSA DIA SAMPAI KAU MENCABUT SEGALA APA YG DIMILIKINYA. Shg Zubayr menyalakan api didada Kinanah, dan mengaduk2nya dgn kayu apinya sampai Kinanah hampir mati. Lalu Rasulullah memberikannya kpd Maslamah, yg memenggalinya (Kinana).

Ishaq:515
Ketika rakyat Fadak mendengar apa yg terjadi, mereka mengirimkan berita kpd nabi, memintanya agar membiarkan mereka dan membiarkan mereka hidup, dgn mengatakan, mereka juga akan meninggalkannya harta benda mereka. Jadi Khaybar menjadi incaran Muslim, sementara Fadak secara eksklusif merupakan milik Rasulullah, menjadi kekayaan pribadinya.

BukhariV4B53N374(1/5th of the Booty to the Cause of Allah)
Diriwayahkan Anas:
Nabi mengatakan, “Saya memberi kpd rakyat Quraish agar mereka memeluk Islam, karena mereka mengakhiri hidup mereka dlm jahiliyah (yi mereka baru menjadi mualaf) dan Islam belum kuat dihati mereka.”

Bukhari V4B53N375
Narrated Anas bin Malik:
Ketika Allah memanjakan rasulnya dgn harta benda suku Hawazin sbg Fai (barang jarahan), ia memulai memberikan sejumlah lelaki Quarries bahkan sampai 100 onta per orang, shg beberapa lelaki Ansar mengatakan ttg rasulullah, “Semoga Allah mengampuni rasulNya ! Ia memberikan (lelaki) Quraish dan meninggalkan kami, padahal pedang2 kami masih menetes dgn darah (milik kafir).”

Ketka rasulullah diberitahu ttg apa yg mereka katakan, ia memanggil kaum Ansar dan … mengatakan, “Apa yg kalian katakan … dsb. [Kaum Ansar mengulangi apa yg mereka katakan diatas] …”

Rasulullah menjawab, saya memberi kpd orang2 itu karena mereka masih dekat kpd masa kekafiran mereka (yi. mereka baru saja memeluk Islam dan kepercayaan mereka masih lemah). Apakah kalian tidak akan senang melihat orang mendapatkan harta benda itu, sementara kalian kembali ke rumah2 kalian bersama dgn rasulullah ? Demi Allah, apa yg kalian bawa pulang lebih baik dari apa yg mereka bawa pulan.” Kaum Ansar menjawab, “Iya rasulullah, kami puas’.

Then the Prophet said to them.” You will find after me, others being preferred to you. Then be patient till you meet Allah and meet His Apostle at Al-Kauthar (i.e. a fount in Paradise).” (Anas added:) But we did not remain patient.

Bukhari V4B53N377
Diriwayahkan Anas bin Malik:
Saat saya sedang berjalan dgn nabi yg sedang mengenakan jubah bagian luar milik Najrani [NASRANI ?]dgn jahitan tebal, seorang beduin datang pd nabi dan menarik jubahnya begitu kuat sampai saya bisa melihat bekas jahitan pada bahunya dan beduin itu mengatakan, “Perintahkan utk saya sesuatu dari kekayaan Allah yg kau miliki.” Sang nabi berbalik padanya dan tersenyum dan memerintahkan agar sebuah hadiah diberikan kpdnya.[/b]

Bukhari V5B59N546 (Expedisi Militer pimpinan nabi)
Diriwayahkan ‘Aisha:
Fatima, puteri nabi, mengirimkan seseorang kpd Abu Bakr (ketka di masih), memintahnya akan warisan yg ditinggalkan rasulullah dari harta yg diberikan Allah dari FAI[ BARANG JARAHAN yg didapat tanpa perang] di Medinah, dan Fadak, dan apa yg tersisa dari Khumus dari barang jarahan Khaibar. Abu Bakr mengatakan, “Rasulullah mengatakan, “Harta benda kami tidak diwariskan. Apapun yg kami tinggalkan adalah sedekah namun keluarga nabi dapat makan dari kekayaan ini.

Bukhari V9B84N59 (Dealing with Apostates)
Narrated Abu Huraira:
Ketika nabi wafat dan Abu Bakr menjadi penerusnya dan beberapa orang Arab kembali menjadi kafir, ‘Umar mengatakan, “Ya Abu Bakr! Bgm kau bisa memerangi orang2 ini walau rasulullah mengatakan, ‘Saya telah diperintahkan utk memerangi orang sampai mereka mengatakan : La Illaha illalah ?”…

Abu Bakr mengatakan, “Demi Allah! Saya akan memerangi siapapun yg membedakan antara solat dan zakat dan zakat adalah HAK yg dapat diambil dari harta benda (sesuai perintah Allah). Demi Allah! Jika mereka menolak membayar saya se-cuilpun yg biasanya mereka bayar kpd rasulullah, saya akan memerangi mereka karena lalai
membayarnya.”

Bukhari V5B57N119 (Sahabat rasul)
Diriwayahkan ayah Hisham:
Rakyat sering mengirimkan hadiah kpd nabi pd hari giliran ‘Aisha (utk sex dgn nabi). ‘Aisha mengatakan, “Sahabat2ku (yi istri2 nabi lainnya) berkumpul di rumah Um Salama dan mengatakan, “Ya Um Salama! Demi Allah, rakyat memilih utk mengirim hadiah pada hari giliran ‘Aisha dan, pst Aisha, kamipun mencintai barang2 itu. Kalian harus mengatakan kpd rasulullah utk mengatakan kpd rakyat agar mengirimkan hadiah kpdnya dimanapun ia berada atau kapanpun gilirannya.”

Bukhari V9B87N127 (Interpretation of Dreams)
Diriwayahkan Abu Huraira:
Nabi mengatakan, “Saya diberikan kunci bagi kepandaian berpidato dan kemenangan dgn kekaguman (yg ditanamkan kedlm hati musuh2) dan saat saya tidur kemarin, kunci harta benda dunia diberikan kpd saya
dan diletakkan pada tangan saya
.” Abu Huraira menambahkan:
rasulullah meninggalkan (dunia ini) dan kini kalian membawa harta benda itu dari tempat yg satu ke tempat yg lain.

Bukhari V5B59N702 (Expedisi Militer pimpinan nabi)
Diriwayahkan Abdullah bin Kab bin Malik:
… Saya belum pernah sekuat atau sekaya ketika saya berada dibelakang nabi di Ghazwa itu.

QURAN:

[8.1] Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman”.

[59.6] Dan apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor kuda pun dan (tidak pula) seekor unta pun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada Rasul-Nya terhadap siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

[59.7] Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.

Q9:29
9. 29. Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah [638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. [638] Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka

—————————–
Jadi setelah merampok, mencuri, membunuh, memperkosa, Muhamad tetap aja nggak memiliki sepeser pun ? Ini sih : salah manajemen atau : kebanyakan isteri !

Ini mengingatkan saya pada kata2 mantan presiden MOHAMAD Soeharto ketika dituntut utk mengungkapkan kekayaannya. Katanya : Saya tidak memiliki uang sepeserpun. :lol: :lol: :lol:

Read More


Untuk akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

[Hadis] Teror & Penjarahan dari Mulut Muhammad Sendiri

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … php?t=2691

TERROR DARI MULUT MUHAMAD SENDIRI


Hadis Sahih Bukhari 4.52.220;
Narrated Abu Huraira:
Allah’s Apostle said, ” … and I have been made victorious with terror (cast in the hearts of the enemy) …”

Terjemahan :
(Diriwayahkan Abu Huraira : Kata rasulullah, “… Kemenangan saya adalah melalui TEROR …”)

Nih, periksa aja aslinya dari situs dukungan arab :
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamental … ri/052.sbt. html#004.052.220

Utk hadis2 selanjutnya dibawah ini silahkan periksa ke :
http://www.usc.edu/dept/MSA/reference/searchhadith.html

Sahih Muslim 4:1058
‘The Apostle of God said, ‘I have been given five (qualities) which were not given to any before me. I have been given victory thru fear (inspired by me) …: and plunder has been made lawful for me, and it was not made lawful for anyone before me…”

(Rasulullah mengatakan, “Saya memiliki LIMA kualitas yg TIDAK DIBERIKAN KPD SIAPAPUN SEBELUM SAYA. Saya diberikan kemenangan lewat KETAKUTAN (yg diinspirasi oleh saya) …: dan PENJARAHAN dibuat SAH bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapa saja sebelum saya …”)

Bukhari 4.1066:
… The Messenger of Allah (may peace be upon him) said: I have been helped by terror (in the heart of the enemy) …


(Rasulullah saw mengatakan: Saya dibantu oleh TEROR …”)


Bukhari 4.53.351:
Narrated Jabir bin Abdullah:
Allah’s Apostle said, “Booty has been made legal for me.”

(Diriwayahkan Jabir bin Abdullah, Rasulullah mengatakan: “PENJARAHAN DIBUAT SAH BAGI SAYA.”)

TAMBAHAN TTG PENJARAHAN :
Sahih Bukhari Volume iii, Book 37, Number 495:
Ketika Allah menjadikan Nabi kaya lewat penjarahan, rasul mengatakan, “Saya lebih berhak dari mukmin lain utk menjadi pelindung para mukmin, jadi jika seorang Muslim mati meninggalkan hutang, saya bertanggung jawab atas hutangnya… ”

PEMERASAN LEWAT PAJAK JIZYAH
Bukhari Volume 4, Book 53, Number 388:
Diriwayahkan Juwairiya bin Qudama At-Tamimi: Kami katakan kpd ‘Umar bin Al-Khattab, “Ya ketua para mukmin ! Nasehatkanlah kami.” Katanya, “Saya anjurkan kalian utk memenuhi perjanjian Allah (dgn Dhimmi) karena ini perjanjian nabimu dan SUMBER KEHIDUPAN keluargamu (yi pajak dari Dhimmi).”
PERAMPOKAN ATAS YAHUDI KHAYBAR:
Kita bisa baca kebenaran kisah perampokan tanpa sebab ini dari sejarah yang ditulis oleh al-Tabari [Tabari, vol.viii, p.117]:
Di masa kemarau besar di Medina saat itu, sekelompok orang B. Aslam yang baru saja memeluk Islam menghadap Muhammad untuk minta bantuan. Tapi Muhammad tidak punya apa2 untuk membantu mereka. Jadi dia berdoa pada Allah agar mereka bisa menjarah perbentengan kaum Yahudi Khaybar yang banyak harta, termasuk pertanian mereka yang hijau subur. Dia berkata, “O Tuhan, Kau tahu keadaan mereka – bahwa mereka tidak punya kekuatan dan aku tidak punya apapun untuk kuberikan pada mereka. Bukalah bagi mereka (kesempatan menyerang) bagian terbesar perbentengan Khaybar, yang paling kaya akan makanan dan daging berlemak.”

Di pagi harinya, Muhammad menjarah benteng al-Sa’b b. Muadh (ketua suku Yahudi) yang memiliki paling banyak makanan yang berlimpah. Bahkan Sahih Bukhari menulis tujuan utama untuk menyerang Khaybar adalah makanan:
Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 547:
Dikisahkan oleh ‘Aisha:
Ketika Khaibar ditaklukkan, kami berkata, “Sekarang kita bisa makan kurma2 kami!”

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 548:
Dikisahkan oleh Ibn Umar:
Kami tidak makan kecuali setelah kami menaklukkan Khaibar.

Read More



Akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.