Daftar Kontradiksi Qur’an Bagian II


Daftar Kontradiksi Qur’an – Bagian II
Oleh Abul Kasem
January 8, 2009

Catatan bagi pembaca:
Di bagian I aku menulis bahwa Q 2:51 dan Q 7:142 berkontradiksi. Akan tetapi, Qur’an menyatakan di kedua ayat bahwa Musa bertemu dengan Allâh dalam waktu 40 malam. Q 2:51 jelas menyatakan 40 malam. Yusuf Ali menerjemahkan Q 7:142 sebagai berikut (untuk adilnya, jangan hiraukan tambahan kata dari Yusuf Ali di dalam tanda kurung):

Q 7:142
YUSUF ALI: We appointed for Moses thirty nights, and completed (the period) with ten (more): thus was completed the term (of communion) with his Lord, forty nights. And Moses had charged his brother Aaron (before he went up): “Act for me amongst my people: Do right, and follow not the way of those who do mischief.”
terjemahan:
YUSUF ALI: Kami bertemu Musa selama 30 hari, dan menyelesaikan (masa tersebut) dengan 10 (hari lagi): jadi lengkaplah (pertemuannya) dengan Tuhannya, 40 malam. Dan Musa telah memerintahkan saudaranya Harun (sebelum dia berangkat): “Lakukanlah demi aku diantara masyarakatku: Berbuatlah yang baik, dan jangan mengkuti jalan orang² sesat.”

Ibn Kathir [http://www.qtafsir.com/index.php?option=com_content&task=view&id=1115&Itemid=62] menjelaskan ketidakjelasan ini sebagai berikut:
‘Allâh mengingatkan Bani Israel akan bimbingan yang telah Dia kirim melalui bicara langsung dengan Musa dan menyampaikan Taurat padanya. Di dalam Taurat, terdapat hukum dan rincian penerapannya. Allâh menyatakan di sini bahwa Dia menentukan 30 malam bagi Muslim. Para ahli Tafsir berkata bahwa Musa puasa dalam jangka waktu tersebut, dan setelah selesai, Musa membersihkan giginya dengan ranting. Allâh memerintahkannya untuk menyelesaikan jangka pertemua dengan menambah 10 hari lagi, sehingga jumlah total adalah 40 hari. Setelah masa pertemuan berakhir, Masa hendak kembali ke Gunung Tur.’

Penjelasan ini membingungkan. Apakah Allâh memerintahkan Musa untuk puasa di seluruh malam pertemuan (jumlah total 40 malam) dan bertemu dengan Allâh di siang hari (jumlah total 40 hari). Kedua kemungkinan bisa terjadi. Aku pilih kemungkinan pertama: yakni Musa puasa sepanjang hari dan bertemu Allâh di malam hari. Akan tetapi tampaknya tafsir Ibn Kathir kurang tepat jika kita melihat ayat versi Arabnya. Aku mohon maaf atas kebingungan ini yang disebabkan tafsir Ibn Kathir.


Sura 3: al Imran (Keluarga Imran)

Q 3:2 menyatakan Muslim harus menyembah Allâh saja.
Q 3:2
Allâh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.

Kontradiksi:
Q 12:100 menyatakan bahwa Allâh mengijinkan saudara² dan orangtua Yusuf menyembah sujud pada Yusuf.
Q 2:100
Dan ia menaikkan kedua ibu-bapaknya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: “Wahai ayahku inilah takbir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah setan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
——————–

Q 3:3 menyatakan Allâh mengirim Quran (SELURUH bagian Qur’an) pada Muhammad
Q 3:3
Dia menurunkan Al Kitab (buku Al Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.
(Adadeh: karena disebut Al Kitab (buku), maka tentunya ini adalah buku yang sudah jadi, dan bukan satu atau dua Sura atau ayat atau kalimat.)

Kontradiksi:
Q 17:106, 25:32 menyatakan Allâh menurunkan Qur’an dalam beberapa tahap.
Q 17:106
Dan Al Qur’an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.

Q 25:32
Berkatalah orang-orang yang kafir: “Mengapa Al Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?”; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (teratur dan benar).
——————–

Q3:7 menyatakan Allâh telah menurunkan buku (Al Kitab = Al Qur’an). Hanya orang² bijak yang mengerti pesan Al Qur’an; sebagian ayat pokok bersifat simbolis; orang² sesat mengikuti ayat² simbolis untuk menimbulkan fitnah dan pertentangan; hanya Allâh saja yang tahu arti tersembunyi dari Al Qur’an.
Q 3:7
Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al Qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allâh. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

Kontradiksi:
Q 16:103 menyatakan Qur’an ditulis dalam bahasa Arab yang jelas artinya.
Q 16:103
Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: “Sesungguhnya Al Qur’an itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)”. Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa Ajam, sedang Al Qur’an adalah dalam bahasa Arab yang terang.
——————–

Q 3:18 menyatakan bahwa tiada yang berhak disembah melainkan Allâh.
Q 3:18
Allâh menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kontradiksi:
Q 12:100 menyatakan Allâh mengijinkan saudara² dan orangtua Yusuf bersujud menyembahnya.
Q 12:100
Dan ia menaikkan kedua ibu-bapaknya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf…
——————–

Q 3:20 menyatakan tugas Muhammad hanyalah menyampaikan pesan Allâh saja (ibn Kathir menjelaskan bahwa Allâh mengirim Muhammad bagi orang² Arab yang tidak bisa baca tulis).
Q 3:20
Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allâh dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam?” Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allâh). Dan Allâh Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

Kontradiksi:
Dalam Q 8:39, Allâh menyatakan bahwa Muslim harus memerangi kafir yang tidak mau memeluk Islam.
Q 8:39
Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allâh. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allâh Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.
——————–

Q 3:33,34 menyatakan bahwa Allâh memilih keluarga Adam, Nuh, Abraham, dan Imran di atas segala umat.
Q 3:33 34
Sesungguhnya Allâh telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),
(sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allâh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Kontradiksi:
Q 2:47, 45:16 17 menyatakan bahwa Allâh memilih Bani Israel di atas segala umat.
Q 2:47
Hai Bani Israel, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat

Q 45:16,17
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israel Al Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezeki-rezeki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya).
Dan Kami berikan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata tentang urusan (agama); maka mereka tidak berselisih melainkan sesudah datang kepada mereka pengetahuan karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Sesungguhnya Tuhanmu akan memutuskan antara mereka pada hari kiamat terhadap apa yang mereka selalu berselisih padanya.

——————–

Q 3:41 menyatakan bahwa Jibril membuat Zakaria tidak dapat bicara dan hanya mampu melakukan bahasa isyarat, dan melakukan dua sholat – di saat malam dan pagi.
Q 3:41
Berkata Zakaria: “Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)”. Allâh berfirman: “Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.

Kontradiksi:
Q 19:10 menyatakan Allâh membuat Zakaria bisu selama tiga malam.
Q 19:10
Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda”. Tuhan berfirman: “Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat”.
——————–

Q 3:42 menyatakan bahwa malaikat² memberitahu Maryam bahwa dia di atas segala wanita dunia.
Q 3:42
Dan (ingatlah) ketika malaikat-malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allâh telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).

Kontradiksi:
Q 19:17 menyatakan hanya satu malaikat, dalam wujud seorang pria, bicara pada Maryam.
Q 19:17
maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

Kontradiksi:
Q 2:47 dan Q 45:16 17 menyatakan bahwa Allâh memilih Bani Israel di atas segala umat.
Q 2:47
Hai Bani Israel, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat

Q 45:16,17
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israel Al Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezeki-rezeki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya).
Dan Kami berikan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata tentang urusan (agama); maka mereka tidak berselisih melainkan sesudah datang kepada mereka pengetahuan karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Sesungguhnya Tuhanmu akan memutuskan antara mereka pada hari kiamat terhadap apa yang mereka selalu berselisih.

——————–

Q 3:45 menyatakan bahwa malaikat² memberitahu Maryam bahwa dia akan melahirkan Isa, yang adalah firman (titisan) Allâh dan Isa adalah orang terkemuka di dunia dan dia terdekat dengan Allâh.
Q 3:45
(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allâh menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allâh),

Kontradiksi:
Q 19:17 menyatakan satu malaikat dalam wujud seorang pria, mengunjungi Maryam.
Q 19:17
maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

Kontradiksi:
Q 21:98 menyatakan semua benda yang disembah manusia kecuali Allâh akan masuk neraka; ini berarti Isa pun masuk neraka.
Q 21:98
Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allâh, adalah umpan Jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya.
——————–

Q 3:59 menyatakan Allâh menciptakan Adam dari debu, Allâh mengatakan ‘Jadilah’ dan Adam pun jadi; Isa berwujud seperti Allâh (ibn Kathir menjelaskan bahwa karena Allâh membuat Isa tanpa ayah, Dia lalu membuatnya tampak seperti Adam; dan karena Adam tidak punya ayah dan ibu, maka Allâh menciptakan Adam dari debu)
Q 3:59
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allâh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allâh menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allâh berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.

Kontradiksi:
Q 38:71 menyatakan Allâh menciptakan Adam dari tanah.
Q 38:71
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah”.

Kontradiksi:
Q 15:26 menyatakan Allah menciptakan Adam dari tanah liat yang berasal dari lumpur hitam.
Q 15:26
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

Kontradiksi:
Q 38:75 menyatakan Allâh menciptakan Adam dengan keduatanganNya.
Q 38:75
Allâh berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”.
——————–

Q 3:67,68 menyatakan Ibraham bukanlah orang Yahudi atau Kristen, tapi adalah Hanif (Muslim), dan Muhammad adalah yang terdekat dengan Ibrahim.
Q 3:67
Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allâh) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.”
Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allâh adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.

Kontradiksi:
Q 6:14 menyatakan bahwa Muhammad adalah Muslim yang pertama.
Q 6:14
Katakanlah: “Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allâh yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan?” Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama sekali menyerah diri (kepada Allâh), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik.”

Kontradiksi:
Q 7:143 menyatakan Musa adalah Muslim yang pertama.
Q 7:143
Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman”.

Kontradiksi:
Q 2:37 menyatakan Adam adalah Muslim yang pertama.
Q 2:37
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allâh menerima tobatnya. Sesungguhnya Allâh Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Kontradiksi:
Q 26:51 menyatakan beberapa orang Mesir sebagai Muslim yang pertama.
Q 26:51
sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman.
——————–

Q 3:78 menyatakan beberapa orang Kristen dan Yahudi mengganti isi Al Kitab dan berdusta dengan mengatakan itu adalah dari Allâh.
Q 3:78
Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allâh”, padahal ia bukan dari sisi Allâh. Mereka berkata dusta terhadap Allâh, sedang mereka mengetahui.

Kontradiksi:
Q 6:34 dan Q 6:115 mengatakan tiada seorang pun yang dapat mengganti firman Allâh.
Q 6:34
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allâh. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.

Q 6:115
Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an, sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
——————–

Q 3:85 menyatakan Allâh tidak menerima agama apapun selain Islam.
Q 3:85
Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

Kontradiksi:
Q 2:62 menyatakan Allâh akan memberi pahala orang² Kristen, Yahudi, dan Sabiin.
Q 2:62
Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allâh, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
——————–

Q 3:97 menyatakan Mekah adalah makam Abraham; Muslim yang mampu diwajibkan melakukan ibadah haji di Mekah; Allâh tidak butuh apapun dari ciptaanNya.
Q 3:97
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allâh, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allâh Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Kontradiksi:
Q 2:21 menyatakan Allâh butuh manusia untuk menyembahNya.
Q 2:21
Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.

Kontradiksi:
51:56 menyatakan Allâh butuh manusia dan jin untuk menyembahNya.
Q 51:56
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.
——————–

Q 3:125 menyatakan bahwa di Badr, Allâh mengirim bantuan bagi Muslim lima ribu malaikat. (ibn Kathir menjelaskan bahwa para malaikat mengenakan baju wool putih dan kuda² memakai tanda)
Q 3:125
ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertakwa dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allâh menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda.

Kontradiksi:
Q 8:9 menyatakan bahwa di Badr, Allâh hanya mengirim seribu malaikat.
Q 8:9
Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”.
——————–

Q 3:144 menyatakan Muhammad hanyalah seorang rasul; semua rasul sebelum dia telah mati.
Q 3:144
Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudarat kepada Allâh sedikit pun; dan Allâh akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

Kontradiksi:
Q 4:157 menyatakan bahwa Allâh mengangkat Isa ke surga; Isa tidak mati.
Q 4:157
dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allâh”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
——————–

Q 3:169,171 menyatakan Muslim yang mati berjihad di jalan Allâh tidaklah mati; mereka hidup bersama Allâh di surga Islam; dan menikmati rezeki dariNya.
Q 3:169, 171
(169) Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allâh itu mati; bahkan mereka itu h idup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.
(171) Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allâh, dan bahwa Allâh tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.

Kontradiksi:
Q 19:70,71 menyatakan bahwa setiap jiwa, termasuk Muslim, akan dibakar api neraka, setidaknya untuk waktu tertentu.
Q 19:70,71
Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.
Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.

——————–

Q 3:180 menyatakan bahwa Allâh tidak suka orang yang pelit; Allâh akan mengalungkan harta bakhil di leher kafir. Allâh adalah pewaris langit dan bumi.
Q 3:180
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allâh berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allâh-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allâh mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Kontradiksi:
Q 2:116, 3:189, 20:6, 21:19, 57:2 menyatakan bahwa Allâh adalah pemilik (bukan pewaris) segala di langit dan bumi.
Q 2:116
Mereka (orang-orang kafir) berkata: “Allâh mempunyai anak”. Maha Suci Allâh, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allâh; semua tunduk kepada-Nya.

Q 3:189
Kepunyaan Allâh-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allâh Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Q 20:6
Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.

Q 21:19
Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.

Q 57:2
Kepunyaan-Nya lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
——————–

Q 3:189 menyatakan segala yang di langit dan bumi adalah milik Allâh.
Q 3:189
Kepunyaan Allâh-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allâh Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kontradiksi:
Q 3:180, 15:23, 19:40, 19:80, 21:89, 28:58 menyatakan Allâh adalah pewaris semua harta milik kafir dan makhluk lainnya.
Q 3:180
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allâh berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allâh-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allâh mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Q 15:23
Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.

Q 19:80
dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu, dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri.

Q 21:89
Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.

Q 28:58
Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah bersenang-senang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka yang tiada didiami (lagi) sesudah mereka, kecuali sebahagian kecil. Dan Kami adalah pewarisnya.
Sura 4: an Nisa (Wanita²)

Q 4:5 menyatakan bahwa Muslim harus mengurus kebutuhan dan harta anak yatim sewaktu mereka masih kecil (sampai usia nikah).
Q 4:5
Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allâh sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik.

Kontradiksi:
Q 65:4,5 menyatakan bahwa perempuan² yang belum mengalami datang bulan dapat dinikahkan.
Q 65:4,5
Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (monopause), di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa idahnya) maka idah mereka adalah tiga bulan; dan begitu (pula) perempuan-perempuan yang tidak haid. Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu idah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allâh niscaya Allâh menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
(Adadeh: Perempuan² yang tidak haid adalah anak² kecil yang belum mengalami pubertas (di bawah 10 tahun))
——————–

Q 4:6 menyatakan Muslim harus menguji anak yatim sampai mereka cukup umur untuk kawin. (Tafsir Jalalyn: yakni memeriksa apakah anak itu sudah mengalami datang bulan (sudah masuk usia pubertas), yang biasanya terjadi di usia 15 tahun; Tafsir ibn Abbas menyatakan usia pubertas merupakan usia yang cukup untuk menikah.)
Q 4:6
Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. Dan janganlah kamu makan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya) sebelum mereka dewasa. Barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barang siapa miskin, maka bolehlah ia makan harta itu menurut yang patut. Kemudian apabila kamu menyerahkan harta kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi (tentang penyerahan itu) bagi mereka. Dan cukuplah Allâh sebagai Pengawas (atas persaksian itu).

Kontradiksi:
Q 65:4,5 menyatakan anak² di bawah umur yang belum datang bulan halal untuk dinikahkan.
——————–

Q 4:15 wanita yang berbuat cabul harus dikurung di rumahnya sampai mati (alasan honor killing (pembunuhan anggota keluarga sendiri yang dianggap berbuat hal yang memalukan keluarga) dalam Islam); empat saksi Muslim dibutuhkan untuk membuktikan wanita itu tak berdosa.
Q 4:15
Dan (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji, hendaklah ada empat orang saksi di antara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila mereka telah memberi persaksian, maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allâh memberi jalan yang lain kepadanya.

Kontradiksi:
Q 24:2 menyatakan Allâh menetapkan hukum cambuk 100 kali bagi pria dan wanita yang melakukan tindakan cabul homoseksual.
Q 24:2
Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allâh, jika kamu beriman kepada Allâh, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
——————–

Q 4:16 menyatakan bahwa Allâh menetapkan hukuman tak pasti bagi pria yang melakukan percabulan (ibn Kathir menjelaskan hal ini berupa homoseksualitas); tapi jika orang ini bertobat, maka harus diampuni.
Q 4:16
Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertobat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allâh Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Kontradiksi:
Q 24:2 menyatakan Allâh menetapkan hukum cambuk 100 kali bagi pria dan wanita yang melakukan tindakan zinah (termasuk homoseksual).
Q 24:2
Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allâh, jika kamu beriman kepada Allâh, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.

Kontradiksi:
Q 4:15 menyatakan wanita yang melakukan percabulan (termasuk homoseksual) harus dikurung dalam rumah sampai mati.
Q 4:15
Dan (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji, hendaklah ada empat orang saksi di antara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila mereka telah memberi persaksian, maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allâh memberi jalan yang lain kepadanya.
——————–

Q 4:18 menyatakan Allâh tidak akan mengampuni kafir dan akan menyediakan siksaan yang hebat bagi kafir setelah mati.
Q 4:18
Dan tidaklah tobat itu diterima Allâh dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertobat sekarang” Dan tidak (pula diterima tobat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.

Kontradiksi:
Q 10:90 menyatakan Allâh ternyata mengampuni kafir Firaun yang hampir mati tenggelam.
Q 10:90
Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Firaun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allâh)”.
——————–

Q 4:46 menyatakan orang² Yahudi mengganti firman Allâh dengan memutar lidah mereka; Allâh mengutuk mereka.
Q 4:46
Yaitu orang-orang Yahudi, mereka merubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: “Kami mendengar”, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): “Raa`ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: “Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allâh mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.

Kontradiksi:
Q 6:34, 6:115 menyatakan tiada yang dapat mengganti firman Allâh.
Q 6:34
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allâh. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.

Q 6:115
Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an, sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
——————–

Q 4:48 menyatakan Allâh mengampuni setiap dosa kecuali syirik.
Q 4:48
Sesungguhnya Allâh tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allâh, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

Kontradiksi:
Q 4:153 menyatakan Allâh mengampuni bani Israel yang melakukan syirik.
Q 4:153
Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata: “Perlihatkanlah Allâh kepada kami dengan nyata”. Maka mereka disambar petir karena kelalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.
——————–

Q 4:75 menyatakan Muslim harus berperang; Allâh akan memberi penolong dari antara para Muslim.
Q 4:75
Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allâh dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang lalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!”

Kontradiksi:
9:116, 17:111, 32:4 dan 42:28 menyatakan Allâh-lah satu²nya penolong Muslim.
Q 9:116
Sesungguhnya kepunyaan Allâh-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allâh.

Q 17:111
Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allâh Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.

Q 32:4
Allâh-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas `arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa`at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

Q 42:28
Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.

Kontradiksi:
Q 41:31,32 menyatakan bahwa para malaikatlah pelindung umat manusia di dunia dan akhirat.
Q 41:31,32
Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.
Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kontradiksi:
Q 5:55 menyatakan bahwa Allâh, RasulNya, dan umat Muslim adalah penolong Muslim.
Q 5:55
Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allâh, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan salat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allâh).
——————–

Q 4:78 kematian akan menemukanmu, meskipun kamu membangun benteng yang tinggi dan kokoh. Semua hal datang dari Allâh.
Q 4:78
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allâh”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allâh”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?

Kontradiksi:
Q 4:120, Q 38:41 menyatakan Allâh menjelaskan hal jahat berasal dari setan.
Q 4:120
Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.

Q 38:41
Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub ketika ia menyeru Tuhannya; “Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan”.

Kontradiksi:
Q 4:79 menyatakan hal jahat (bencana) datang dari manusia sendiri.
Q 4:79
Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allâh, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allâh menjadi saksi.
——————–

Q 4:79 menyatakan hal baik datang dari Allâh; hal jahat dari kesalahan diri sendiri. Allâh adalah saksi bahwa Muhammad dikirim sebagai rasul bagi manusia.
Q 4:79
Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allâh, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allâh menjadi saksi.

Kontradiksi:
Q 4:120 dan Q 38:41 menyatakan hal jahat berasal dari setan
Kontradiksi:
Q 4:78 menyatakan semua hal; termasuk yang jahat, berasal dari Allâh.
——————–

Q 4:93 menyatakan Allâh menetapkan hukuman neraka jahanam bagi Muslim yang sengaja membunuh Muslim lainnya.
Q 4:93
Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allâh murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.

Kontradiksi:
Q 2:178 menyatakan bahwa siapapun yang membunuh dengan sengaja harus dibunuh, tapi jika dia diampuni maka dia harus bayar uang darah.
Q 2:178
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba dan wanita dengan wanita. Maka barang siapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.
——————–

Q 4:107 menyatakan Allâh tidak suka pengkhianatan.
Q 4:107
Dan janganlah kamu berdebat (untuk membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sesungguhnya Allâh tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa,

Kontradiksi:
Q 63:5 menyatakan Allâh akan mengampuni orang munafik jika Rasul Allâh memintakan ampun baginya.
Q 63:5
Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullâh memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.
——————–

Q 4:116 menyatakan Allâh mengampuni dosa kecuali dosa syirik.
Q 4:116
Sesungguhnya Allâh tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allâh, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.

Kontradiksi:
Q 4:153 menyatakan Allâh memaafkan bani Israel yang melakukan syirik menyembah patung anak lembu.
Q 4:153
Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata: “Perlihatkanlah Allâh kepada kami dengan nyata”. Maka mereka disambar petir karena kelalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.
——————–

Q 4:120 menyatakan setan memberi janji palsu dan menipu manusia.
Q 4:120
Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.

Kontradiksi:
Q 16:93 menyatakan Allâh menyesatkan siapapun yang dikehendakiNya.
Q 16:93
Dan kalau Allâh menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allâh menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.

Kontradiksi:
Q 4:78 menyatakan segala sesuatu berasal dari Allâh (termasuk dusta dan tipu muslihat).
Q 4:78
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allâh”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allâh”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?
——————–

Q 4:150,151 menyatakan Allâh akan menghukum berat orang yang menolak Allâh dan Rasul²Nya.
Q 4:150,151
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allâh dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allâh dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir),
merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.

Kontradiksi:
Q 2:62 menyatakan bahwa umat Muslim/Yahudi/Kristen/Sabiin — siapapun yang percaya pada Allâh, Hari Kiamat, dan berbuat amal saleh, akan mendapat pahala dari Allâh.
Q 2:62
Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allâh, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
——————–

Q 4:152 menyatakan Muslim tidak perlu membeda-bedakan Rasul² Allâh; Allâh kelak akan memberi mereka pahala.
Q 4:152
Orang-orang yang beriman kepada Allâh dan para rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, kelak Allâh akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan adalah Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kontradiksi:
Q 2:253, 17:55 menyatakan Allâh suka melebihkan Rasul² tertentu dibandingkan lainnya.
Q 2:253
Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allâh berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allâh meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allâh menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allâh menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allâh berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

Q 17:55
Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan kami berikan Zabur (kepada) Daud.
——————–

Q 4:153 menyatakan Allâh mengirim petir pada bani Israel; Allâh memaafkan mereka karena melakukan dosa syirik menyembah patung anak sapi.
Q 4:153
Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata: “Perlihatkanlah Allâh kepada kami dengan nyata”. Maka mereka disambar petir karena kelalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.

Kontradiksi:
Q 4:48 menyatakan Allâh tidak mengampuni dosa syirik.
Q 4:48
Sesungguhnya Allâh tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allâh, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

Kontradiksi:
Q 2:63 menyatakan Allâh menteror bani Israel dengan mengangkat gunung di atas mereka.
Q 2:63
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): “Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa”.
——————–

Q 4:157 menyatakan Isa tidak disalib; dia tidak mati.
Q 4:157
dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allâh”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

Kontradiksi:
Q 3:144 menyatakan semua Nabi sebelum Muhammad telah mati.
Q 3:144
Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudarat kepada Allâh sedikit pun; dan Allâh akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

Kontradiksi:
Q 23:15, 39:30 menyatakan semua orang akan mati.
Q 23:15
Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.

Q 39:30
Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula).
——————–

Q 4:158 menyatakan Allâh mengangkat Isa ke surga hidup².
Q 4:158
Tetapi (yang sebenarnya), Allâh telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allâh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kontradiksi:
Q 21:98 menyatakan semua benda yang disembah manusia selain Allâh, akan masuk neraka Islam; dengan demikian Isa pun masuk neraka Islam karena umat Kristen menyembahnya.
Q 21:98
Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allâh, adalah umpan Jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya.
——————–

Q 4:171 menyatakan bahwa para Ahl Kitab melampaui batas agama mereka; Isa hanyalah Rasul Allâh saja, dia adalah firman (manifestasi/titisan) Allâh; Isa adalah roh Allâh; dengan demikian Trinitas itu sebenarnya tidak ada.
Q 4:171
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allâh kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allâh dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allâh dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allâh Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allâh dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allâh sebagai Pemelihara.

Kontradiksi:
Q 4:172 menyatakan Allâh membuat Isa sebagai hambaNya.
Q 4:172
Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allâh dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allâh). Barang siapa yang enggan dari menyembah-Nya dan menyombongkan diri, nanti Allâh akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.
——————–

Q 4:172 menyatakan Isa adalah budak / babu Allâh.
Q 4:172
Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allâh dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allâh). Barang siapa yang enggan dari menyembah-Nya dan menyombongkan diri, nanti Allâh akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.

Kontradiksi:
Q 4:171 menyatakan Isa adalah Roh dan Firman Allâh.
Q 4:171
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allâh kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allâh dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allâh dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allâh Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allâh dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allâh sebagai Pemelihara.

Bersambung …

Read More



Akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

Posted on Agustus 29, 2011, in Quran and tagged , , . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Daftar Kontradiksi Qur’an Bagian II.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: