Daftar Kontradiksi Qur’an


Daftar Kontradiksi Qur’an – Bagian I
by Abul Kasem
05 Jan, 2009

Pendahuluan

Tulisan ini adalah kumpulan ayat² yang bertentangan (kontradiksi) arti dalam kitab suci Islam yakni Qur’an. Muslim menganggap Qur’an sebagai kata² Allâh yang tanpa cela, bebas dari segala hal yang bertentangan makna, arti yang membingungkan, kesalahan, dan segala hal yang tak masuk akal. Kumpulan data di tulisan ini akan menunjukkan bahwa selain jauh dari sempurna, bebas dari kesalahan dan kekacauan, Qur’an juga mengandung ratusan pernyataan yang saling bertentangan. Jumlahnya begitu banyak sehingga akan membuat pembaca kritis Qur’an terkejut. Sungguh sukar dipercaya bahwa Allâh yang katanya maha sempurna, maha kuasa, maha tahu, dan maha besar ternyata begitu cacat mental sehingga mampu membuat begitu banyak kontradiksi.

Ayat² Qur’an diambil dari terjemahan bahasa Inggris yang ditulis oleh Yusuf Ali, Picthal, and Shakir, atau terjemahan oleh Hilali and Khan dan juga Qur’an bahasa Indonesia dari Kerajaan Saudi Arabia (http://quran.al-islam.com/ind/).

Banyak kontradiksi ayat² Qur’an yang diulang-ulang; karena sifat pengulangan keterangan yang sarat dalam Qur’an. Bahkan satu ayat Qur’an saja bisa mengandung beberapa kontradiksi.

Mohon dipahami bahwa data kontradiksi ini bukan untuk mengungkapkan kesalahan, kekonyolan dan irasionalitas Qur’an dalam berbagai hal seperti sains, matematika, astronomi, sejarah, embriologi, geologi, dan kosmologi. Semua hal tersebut merupakan topik yang sangat luas dan dibutuhkan penyelidikan lain untuk membahas hal tersebut satu per satu.

Daftar ini tidak sempurna karena kemungkinan masih banyak kontradiksi ayat² Qur’an lainnya yang belum disebut. Penulis akan menghargai masukan dari pembaca tentang kontradiksi ayat Qur’an lainnya yang belum termasuk dalam seri tulisan ini. Penulis akan memasukkan data baru tersebut agar seri tulisan ini semakin lengkap.

Sura 2: al-Baqara (Sang Sapi)

Q 2:21 menyatakan Allâh menciptakan manusia agar menyembahNya.
Q 2:21
Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.

Kontradiksi:
Q 3:97, 35:15 mengatakan Allâh tidak butuh manusia atau jin; Dia tidak butuh apapun.
Q 3:97
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allâh, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allâh Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Q 35:15
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allâh; dan Allâh Dia-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
——————–

Q 2:29 menyatakan Allâh pertama-tama membuat bumi, lagi tujuh tingkat surga; Dia maha tahu akan segalanya.
Q 2:29
Dia-lah Allâh, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Keterangan dari tafsir Qur’an oleh ibn Kathir menjelaskan bahwa ayat ini menyatakan Allâh memulai proses penciptaan dengan membuat bumi, dan lalu dia membuat surga dan membaginya dalam tujuh tingkat surga. Beginilah proses pembuatan dimulai, dari lantai terbawah sampai teratas.

Kontradiksi:
Q 79:27-30 menyatakan Allâh terlebih dahulu menciptakan langit.
Q 7:27-30
Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allâh telah membangunnya,
Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang.
Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.

——————-

Q 2:34 menyatakan semua malaikat berujud pada Adam, kecuali Iblis yang takabur dan kafir.
Q 2:34
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.

Kontradiksi:
Q 16:49 menyatakan setiap makhluk di surga dan bumi hanya bersujud pada Allâh saja.
Q 16:49
Dan kepada Allâh sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.
—————–

Q 2:35 melarang Adam dan istrinya memakan buah pohon pengetahuan.
Q 2:35
Dan Kami berfirman: “Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim.
Ibn Kathir: Allâh bicara langsung pada Adam.

Kontradiksi:
Q 42:51 menyatakan Allâh tidak pernah bicara langsung pada manusia; Dia bicara dari balik tirai atau melalui utusanNya.
Q 42:51
Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allâh berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.
—————–

Q 2:37 menyatakan Adam menerima firman dari Allâh, dan Allâh menerima tobatnya dan ini menjelaskan bahwa Adamlah Muslim yang pertama.
Q 2:37
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allâh menerima tobatnya. Sesungguhnya Allâh Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Kontradiksi:
Q 2:131 menyatakan bahwa Ibrahim adalah Muslim yang pertama (tafsir Ibn Kathir menjelaskan Allâh memerintahkan manusia untuk memeluk agama Ibrahim, bahwa Islam adalah agama yang dipeluk Ibrahim dan dilanjutkan pada anak²nya)
Q 2:131
Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: “Tunduk patuhlah!” Ibrahim menjawab: “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam”.

Kontradiksi:
Q 6:14 menyatakan Muhammad adalah Muslim yang pertama.
(…”Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama sekali menyerah diri (kepada Allâh), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik.”)

Kontradiksi:
Q 7:143 menyatakan Musa adalah Muslim yang pertama.
( …Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman.)

Kontradiksi:
Q 26:51 menyatakan beberapa orang Mesir adalah Muslim yang pertama.
(…sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman.)
—————–

Q 2:38: Allâh memerintahkan Adam dan istrinya turun ke bumi, untuk menyampaikan firman Allâh pada orang² di bumi.
Q 2:38
Kami berfirman: “Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”.

Kontradiksi:
Q 20:123 menyatakan bahwa sebelum mengirim Adam ke bumi, Allâh menyatakan padanya bahwa orang² di bumi akan menjadi musuh terhadap orang lainnya. Ini berarti sudah ada orang di bumi sebelum Adam turun ke bumi. Dengan begitu Adam bukanlah manusia pertama yang diciptakan Allâh. (Adadeh: wekekekek…)
Q 20:123
Allâh berfirman: “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
—————–

Q 2:47 Allâh memberkati bangsa Israel lebih daripada Muslim lainnya; Dia memilih bangsa Israel diantara segala makhluk lain.
Q 2:47
Hai Bani Israel, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.

Kontradiksi:
Q 3:33-34 menyatakan Allâh lebih memilih Adam, Nuh, rumah Ibrahim, dan rumah Imran di atas segala umat lain.
Q 3:33-34
Sesungguhnya Allâh telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),
(sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allâh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

—————–

Q 2:50 menyatakan bahwa Allâh membelah laut Merah; menyelamatkan bani Israel (masyarakatnya Musa) dan telah menenggelamkan Firaun di hadapan bani Israel.
Q 2:50
Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Firaun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.

Kontradiksi:
Q 10:90 menyatakan Firaun memeluk Islam.
(Firaun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allâh)”.)

Kontradiksi:
Q 10:92 menyatakan Allâh menyelamatkan Firaun.
(Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.)
—————–

Q 2:51 menyatakan ketika Allâh memberi Taurat pada Musa setelah 40 malam.
Q 2:51
Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat, sesudah) empat puluh malam, lalu kamu menjadikan anak lembu (sembahanmu) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang lalim.

Kontradiksi:
Q 7:142 menyatakan Allâh memberi Taurat pada Musa setelah 30 malam.
(Dan telah Kami janjikan kepada Musa (memberikan Taurat) sesudah berlalu waktu tiga puluh malam,)
—————–

Meskipun berdosa menyembah berhala berbentuk anak lembu, Allâh mengampuni masyarakat Musa.
Q 2:52
Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur.

Kontradiksi:
Q 2:63 menyatakan Allâh mengangkat gunung Thursina dan mengancam bani Israel untuk bertakwa padaNya.
Q 2:63
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): “Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa”.

Kontradiksi:
Q 7:152 menyatakan Allâh menghukum bani Israel.
Q 7:152
Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu (sebagai sembahannya), kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan.
—————–

Q 2:58 menyatakan bahwa Allâh berfirman agar bani Israel masuk ke kota (Yerusalem atau Yerikho – ibn Kathir) melalui pintu gerbangnya sehingga mendapat makanan bagi kebutuhan mereka.
Q 2:58
Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: “Masuklah kamu ke negeri ini (Baitulmakdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak di mana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah: “Bebaskanlah kami dari dosa”, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik”.

Kontradiksi:
Q 7:137 menyatakan Allâh menganugerakan bani Israel tanah timur dan barat, yakni tanah Syria (Ibn Kathir – http://www.tafsir.com/default.asp?sid=10&tid=23274).
Q 7:137
Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israel disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Firaun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka.
—————–

Q 2:62 menyatakan bahwa Muslim/Yahudi/Kristen/Sabi – semua orang yang beriman pada Allâh dan hari Kiamat dan melakukan kebajikan akan menerima pahala.
Q 2:62
Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allâh, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Kontradiksi:
Q 9:17 menyatakan kafir akan masuk neraka.
Q 9:17
Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allâh, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.

Kontradiksi:
Q 3:85 menyatakan Allâh hanya menerima Islam.
Q 3:85
Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

Kontradiksi:
Q 4:150-151 menyatakan Allâh akan menghukum berat semua orang yang menyangkalNya dan Muhammad dan semua orang yang memisahkan Allâh dari Rasul²Nya.
Q 4:150-151
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allâh dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allâh dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir),
merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.

Kontradiksi:
Q 5:33 menyatakan Allâh memerintahkan Muslim untuk menyalib atau memancung siapapun yang berani mengritik Islam dan Muhammad atau yang tidak mau memeluk Islam.
Q 5:33
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allâh dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,
—————–

Q 2:79 menyatakan orang² Yahudi menulis kitab suci mereka dengan tangan mereka sendiri, dan memalsukan buku itu dari Allâh, sehingga Allâh mengutuk mereka.
Q 2:79
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allâh”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.

Kontradiksi:
Q 6:34, 6:115 menyatakan siapapun tidak punya kemampuan untuk mengubah firman Allâh.
Q 6:34
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allâh. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.

Q 6:115
Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an, sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
—————–

Q 2:106 menyatakan ayat² apapun yang dibatalkan Allâh atau dilupakan Muhammad, akan Allâh ganti dengan ayat² serupa atau yang lebih baik (Muhammad memang lupa beberapa ayat² Qur’an – Walker, hal. 166).
Q 2:106
Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allâh Maha Kuasa atas segala sesuatu?

Kontradiksi:
Q 6:34, 6:115 menyatakan siapapun tidak punya kemampuan untuk mengubah firman Allâh.
—————–

Q 2:107 menyatakan kerajaan langit dan bumi adalah milik Allâh; tiada pelindung lain selain Allâh.
Q 2:107
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allâh? Dan tiada bagimu selain Allâh seorang pelindung maupun seorang penolong.

Kontradiksi:
Q 13:11 dan 41:31 menyatakan bahwa Allâh berkata para malaikat adalah pelindung dan penjaga manusia.
Q 3:11
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allâh…
Q 41:30-31
maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan) …
Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat;

—————–

Q 2:116 menyatakan pendapat orang² Kristen bahwa Allâh punya anak laki adalah salah; Allâh memiliki semua yang di langit dan bumi, semuanya menyembah padaNya.
Q 2:116
Mereka (orang-orang kafir) berkata: “Allâh mempunyai anak”. Maha Suci Allâh, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allâh; semua tunduk kepada-Nya.

Kontradiksi:
Q 3:180, 15:23, 19:40, 19:79-80, 21:89, 28:58 menyatakan Allâh mewarisi harta dari kafir/makhluk lain.
Q 3:180
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allâh berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allâh-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allâh mengetahui apa yang kamu kerjakan.
15:23
Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.
Q 19:40
Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kami lah mereka dikembalikan.
Q 19:79-80
sekali-kali tidak, Kami akan menulis apa yang ia katakan, dan benar-benar Kami akan memperpanjang azab untuknya,
dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu, dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri.

Q 21:89
Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Pewaris Yang Paling Baik.
Pewaris = Inheritor; lihat versi bahasa Inggrisnya:
And (remember) Zakariya, when he cried to his Lord: “O my Lord! leave me not without offspring, though Thou art the best of inheritors.”
Q 28:58
Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah bersenang-senang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka yang tiada didiami (lagi) sesudah mereka, kecuali sebahagian kecil. Dan Kami adalah pewarisnya.
—————-

Q 2:117 menyatakan bahwa Allâh menciptakan dengan sekejap; Dia berkata ‘jadilah’ dan lalu ciptaanNya terjadi.
Q 2:117
Allâh Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah”. Lalu jadilah ia.

Kontradiksi:
Q 7:54, 10:3, 11:7 and 25:59 menyatakan masa penciptaan selama 6 hari.
Q 7:54
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allâh yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa…
Q 10:3
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allâh Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa…
Q 11:7
Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa…
Q 25:59
Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa…

Kontradiksi:
Q 41:9-12 menyatakan proses penciptaan selama 8 hari.
Q 41:9-12
Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa
Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa

Kontradiksi:
Q 6:101 menyatakan Allâh tidak bisa punya anak laki sebab Dia tidak punya istri.
Q 6:101
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.
—————–

Q 2:131 menyatakan Allâh bertanya dan Ibrahim dengan gembira tunduk pada Allâh (Q2:132-133; 3:67; 4:125; 6:161; 22:78 menyatakan orang² diperintahkan memeluk agama Ibrahim, dan Islam adalah agama Ibrahim dan anak²nya)
Q 2:131
Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: “Tunduk patuhlah!” Ibrahim menjawab: “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam”.

Kontradiksi: Q 2:37 menyatakan Adam sebagai Muslim yang pertama.
Kontradiksi: Q 6:14 menyatakan Muhammad sebagai Muslim yang pertama.
Kontradiksi: Q 7:143 menyatakan Moses sebagai Muslim yang pertama.
Kontradiksi: Q 26:51 menyatakan beberapa orang Mesir sebagai Muslim yang pertama.
—————–

Q 2:139 menyatakan Allâh orang² Yahudi dan Kristen adalah Allâh yang sama, dan tidak usah memperdebatkan hal ini. Allâh akan menganugerahi setiap masyarakat sesuai dengan perbuatan mereka.
Q 2:139
Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allâh, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati.

Kontradiksi:
Q 9:30 menyatakan orang² Yahudi dan Kristen adalah kafir.
Q 9:30
Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra Allâh” dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putra Allâh”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allâh-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?

Kontradiksi:
Q 3:118, 5:51, 5:57, 58:14 dan 60:13 menyatakan Muslim tidak boleh berkawan dengan kafir, termasuk kaum Yahudi dan Kristen.
Q 3:118
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
Q 5:51
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allâh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.
Q 5:57
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allâh jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.
Q 58:14
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allâh sebagai teman? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui.
Q 60:13
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang dimurkai Allâh, sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa.
—————–

Q 2:148 menyatakan setiap negara memiliki klibat sendiri; Allâh telah memberikan setiap kelompok masyarakat hukum dan cara hidup mereka sendiri.
Q 2:148
Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allâh akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allâh Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kontradiksi:
Q 25:51 menyatakan jika Allâh bersedia maka dia akan mengirim utusan² pada setiap negara untuk memperingatkan mereka; tapi Dia tidak melakukan itu.
Q 25:51
Dan andai kata Kami menghendaki, benar-benarlah Kami utus pada tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan (rasul).
—————-

Q 2:167 menyatakan Allâh tidak menerima penyesalan orang² berdosa dan mereka akan masuk neraka untuk selamanya.
Q 2:167
Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allâh memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan ke luar dari api neraka.

Kontradiksi:
Q 6:128 menyatakan selama yang Allâh kehendaki dan bukan untuk selama-lamanya.
Q 6:128
Allâh berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allâh menghendaki (yang lain)”.
—————–

Q 2:185 menyatakan Allâh mengirim Qur’an pada umat manusia di bulan Ramadhan (SELURUH bagian Qur’an).
Q 2:185
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allâh menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allâh atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
(Adadeh: Ada kata “permulaan” di bagian depan Al Qur’an dari penerjemah Qur’an Indonesia, tapi di Qur’an aslinya tidak ada kata seperti itu, demikian juga di terjemahan Qur’an Inggris.)

Kontradiksi:
Q 17:106, 25:32 menyatakan Allâh mengirim Qur’an secara berangsur-angsur.
Q 17:106
Dan Al Qur’an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.
Q 25:32
Berkatalah orang-orang yang kafir: “Mengapa Al Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?”; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (teratur dan benar).
—————–

Q 2:219 menyatakan minuman anggur dan judi adalah hasil karya setan – manfaatnya lebih sedikit daripada dosanya.
Q 2:219
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan.” Demikianlah Allâh menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir,

Kontradiksi:
Q 47:15 dan 83:25 menyatakan Allâh akan menyediakan hasil karya Setan, yakni minuman anggur di surga Islam.
Q 47:15
Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?
Q 83:25
Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya)
—————–

Q 2:221menyatakan Muslim tidak boleh menikahi kafir sampai orang itu memeluk Islam. Budak Muslimah lebih baik daripada wanita kafir merdeka; jangan menikahkan Muslimah dengan kafir sampai pria itu memeluk Islam.
Q 2:221
Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allâh mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allâh menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

Kontradiksi:
Q 9:30 menyatakan orang² Yahudi dan Kristen sebagai kafir, tapi Allâh mengijinkan pria Muslim untuk mengawini wanita² Yahudi dan Kristen tanpa mereka perlu memeluk Islam (Q 5:5). Menurut ibn Abbas, ‘ Aku tidak tahu syirik apa lagi yang terbesar daripada wanita itu mengatakan Yesus adalah Tuhan!’ Ini berarti wanita² Kristen tersebut dianggap kafir oleh Muslim.
Q 9:30
Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra Allâh” dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putra Allâh”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allâh-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?
Q 5:5
Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barang siapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi.
—————–

Q 2:253 menyatakan bahwa beberapa rasul punya kedudukan lebih penting daripada rasul lainnya; Allâh berbicara langsung pada rasul² penting tersebut; pada Isa, Allâh memberi muzizat² Ilahi dan juga Rohul Qudus.
Q 2:253
Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allâh berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allâh meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allâh menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allâh menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allâh berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

Kontradiksi:
Q 4:152 menyatakan semua rasul punya kedudukan yang sama.
Q 4:152
Orang-orang yang beriman kepada Allâh dan para rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, kelak Allâh akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan adalah Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
—————–

Q 2:254 menyatakan kafir adalah orang² lalim; tiada lagi syafaat bagi mereka di Hari Kiamat.
Q 2:254
Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allâh) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang lalim.

Kontradiksi:
Q 2:255 menyatakan Allâh mungkin memberi syafaat bagi siapapun yang dikehendakiNya, termasuk kafir.
Q 2:255
Allâh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya) ; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allâh tanpa izin-Nya. Allâh mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allâh melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allâh meliputi langit dan bumi. Dan Allâh tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allâh Maha Tinggi lagi Maha Besar.
—————–

Q 2:255 menyatakan Allâh memelihara dan melindungi semua makhlukNya. TakhtaNya meliputi langit dan bumi; tiada yang dapat memberi syafaat tanpa ijinNya.
Q 2:255
Allâh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya) ; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allâh tanpa izin-Nya. Allâh mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allâh melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allâh meliputi langit dan bumi. Dan Allâh tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allâh Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Kontradiksi:
Lihat lagi Q 2:254 di atas. Katanya terus-menerus mengurus makhlukNya, tapi kok berhenti mengurus di Hari Kiamat?
—————–

Q 2:259 menyatakan Allâh membuat seorang manusia tidur selama seabad, lalu membangkitkan dia, dan bertanya padanya berapa lama dia telah tidur (di ayat ini Allâh berbicara langsung pada orang biasa ini).
Q 2:259
Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: “Bagaimana Allâh menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?” Maka Allâh mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allâh bertanya: “Berapa lama kamu tinggal di sini?” Ia menjawab: “Saya telah tinggal di sini sehari atau setengah hari”. Allâh berfirman: “Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi berubah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging”. Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allâh menghidupkan yang telah mati) dia pun berkata: “Saya yakin bahwa Allâh Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

Kontradiksi:
Q 42:51 menyatakan Allâh hanya bicara dari balik tabir atau melalui utusanNya.
Q 42:51
Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allâh berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.

Komentar dari seorang murtadin untuk artikel di atas:
http://www.islam-watch.org/AbulKasem/qu … ions.1.htm
Name: Shafee al-Zindig
Date: Tuesday January 06, 2009
Time: 09:31:58 -0500

Para pembela Islam di sini menggunakan argumen penuh emosi yang sama yang kami (murtadin) dulu gunakan untuk membela segala kritik terhadap Islam. Kami pun dulu penuh dengan amarah jika Islam dikritik. Kami sering menulis rebutal² (bantahan²) dengan nada penuh marah. Kami dulu sering menuduh para pengritik Islam ini bodoh dan tidak tahu ajaran Islam yang sebenarnya dan mereka tidak tahu apa² atau mereka melakukan kritik Islam karena mereka jahat atau buta nurnai atau mereka telah menjual jiwa mereka pada “setan” Yahudi/Kristen/ Hindu/ atheis/ apa saja demi uang atau Islam telah membuat hidup wanita lebih baik, dll.

Akan tetapi, sesuatu hal yang aneh mulai terjadi pada kami semakin banyak kami mempelajari kitab² suci Islam untuk membantah kritik Islam. Kami akhirnya kehabisan argumen. Kami tidak dapat lagi membela dengan kesadaran penuh akan hal yang memang tidak dapat dibela dengan argumen² kosong. Perasaan kami terhadap humanitas mulai bertambah lebih berat sedikit daripada untuk sesama Muslim. Hati kami mulai berevolusi seperti segala hal yang terjadi di jagad raya yang menakjubkan dan indah ini.

Tanyakan hal ini pada dirimu sendiri: “Mengapa HANYA Muslim² biasa saja yang merasa begitu sakit hati jika Islam dikritik, sehingga mereka merasa harus menulis atau mengatakan sesuatu, sedangkan para Mullah, Maulan, Mufti, atau Ayatollah TIDAK PERNAH melakukan hal itu?

Jika kami (murtadin) memang menyatakan hal yang salah, maka para “ahli” Islam itu tentunya sudah menggilas pernyataan kami dengan kebenaran, bukan? Tentunya M.A.Khan dan Ali Sina sudah lama dibungkam dan ditunjukkan sebagai pendusta dan mereka terpaksa menutup website² mereka dengan penuh rasa malu. Lalu sekarang di manakah para “ahli” Islam tersebut? Tiada satu pun yang kukenal yang muncul. Kita semua tahu alasannya. Mereka semua terlalu takut untuk tampak membodohi diri mereka sendiri. Mereka lebih memilih para Muslim biasa² saja yang berjuang membela Islam sehingga tampak membodohi diri sendiri, agar kehormatan dan kedudukan mereka tidak terusik.

Hal yang sama tampak nyata pula dengan pembom bunuh diri. Hanya Muslim² rendahan saja yang rela melakukan hal ini, sedangkan para Mullah ogah melakukannya. Apakah kau pernah mendengar seorang Mullah atau Imam jadi pembom bunuh diri? Hal itu tidak akan pernah terjadi. Mereka lebih memilih orang lain untuk melakukan pekerjaan kotor mereka. Hal yang serupa pun kita lihat pula di Gaza saat ini. Para Mullah Hamas bersembunyi bagaikan tikus, sedangkan para Muslimah dan anak² Muslim pada mati dijadikan perisai Muslim. Ketika tentara Israel membangun tempat² perlindungan untuk melindungi masyarakatnya, para Mullah Hamas membiarkan saja masyarakatnya jadi sasaran empuk serangan. Para Mullah Hamas tahu bahwa mereka tidak akan mau memperpanjang gencatan senjata 6 bulan sebelum mereka mengobarkan perang yang baru. Jadi mengapa donk mereka tidak melindungi masyarakat Muslim mereka? Kita semua tahu jawabannya. Mereka, sama seperti para Mullah bejad moral di sepanjang sejarah Islam, hanya peduli akan diri mereka sendiri. Merkea selalu mencari Muslim² tolol untuk melakukan pekerjaan kotor mereka. Kami para murtadin sudah bisa melihat jelas sekali siapa diri mereka sebenarnya. Kami tidak benci Muslim. Kami tidak melakukan ini demi uang. Kami hanya berharap dengan tulus hati agar kalian para Muslim mempelajari Islam secara seksama. Hanya dengan cara inilah nantinya kau tidak mau lagi dibodohi mereka.

Salam.
Read More



Akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

Posted on Agustus 29, 2011, in Quran and tagged , . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Daftar Kontradiksi Qur’an.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: