Kronologi Ayat-ayat Quran


http://www.truthnet.org/islam/Watt/Chapter7.html

Chronology ayat2 Qur’an

The suras of the First Meccan Period are mostly short. The verses also are short, and the language rhythmic and full of imagery. Groups of oaths often occur at the beginning of passages. The suras of this period, in the order assigned to them by Nöldeke are: 96, 74, 111, 106, 108, 104, 107, 102, 105, 92, 90, 94, 93, 97, 86, 91, 80, 68, 87, 95, 103, 85, 73, 101, 99, 82, 81, 53, 84, 100, 79, 77, 78, 88, 89, 75, 83, 69, 51, 52, 56, 70, 55, 112, 109, 113, 114, 1.

In the Second Meccan Period there is a transition from the sublime enthusiasm of the first period to the greater calmness of the third. The fundamental teaching is supported and explained by numerous illustrations from nature and history. There are also discussions of some doctrinal points. In particular emphasis is placed on the signs of God’s power both in nature and in the events which befell former prophets. The latter are described in a way which brings out their relevance to what was happening to muhammad Muøammad and his followers. Stylistically, the period is distinguished by new modes of speech. Oaths are seldom used. The suras grow longer and frequently have formal introductions, such as: ‘This is the revelation of God…’. Passages are often preceded by qul, ‘say’, as a command to muhammad Muøammad. God is frequently referred to as ar rahman ar-Raømån, ‘the Merciful’. The suras of the period are: 54, 37, 71, 76, 44, 50, 20, 26, 15, 19, 38, 36, 43, 72, 67, 23, 21, 25, 17, 27, 18.

In the Third Meccan Period the use of ar rahman ar-Raømån as a proper name ceases, but other characteristics of the second period are intensified. The prophetic stories are frequently repeated with slight variations of emphasis. The suras of this period are: 32, 41, 45, 16, 30, 11, 14, 12, 40, 28, 39, 29, 31, 42, 10, 34, 35, 7, 46, 6, 13.

The sums of the Medinan Period show not so much a change of style as a change of subject. Since the Prophet is now recognized as such by a whole community, the revelations contain laws and regulations for the community. Often the people are directly addressed. Some contemporary events are mentioned and their significance made clear. The suras of the period are: 2, 98, 64, 62, 8, 47, 3, 61, 57, 4, 65, 59, 33, 63, 24, 58, 22, 48, 66, 60, 110, 49, 9, 5. 2


====================

Kemanakah Para Kafir Islam?
Oleh Abul Kasem June 23, 2005

MALU melihat kekejaman yang dilakukan para Jihadi terhadap para kafir tidak bersalah macam anak2 TK di Beslan, para apologis Islam yang tinggal di barat jungkir-balik membuktikan bahwa Islam tidak pernah mengijinkan kegiatan macam ini. Mereka menulis essay panjang2, menyanjung-nyanjung janji2 manis Islam bagi para kafir. Anehnya, tidak ada satu Islamispun yang tinggal di surga Islam (ie di negara Islam) yang setuju dengan janji2 manis bagi kafir. Padahal mereka itulah muslim2 asli yang menjalankan aturan Islam secara baik dan benar.

Sebagian besar kafir yang tidak tahu akan Islam sesungguhnya –Islam yang murni, asli dan tidak dipalsukan yagn terkandung dalam Quran dan dikotbahkan dan dipraktekkan oleh Muhamad–sering termakan oleh tulisan para pencinta Islam berpendidikan barat itu. Mungkin sebutan bagi kafir2 naif ini adalah “Kafir Islam”.

Terbuai oleh artikel2 lemah tsb, banyak kafir yang tidak tahu bahkan dengan tegas-tegas mengakui bawha “Islam adalah agama damai”, dan bahwa hanya segolongan kecil teroris merusak nama baik Islam. Tanpa mengecek Quran, para Kafir Islam ini menerima surah2 Quran yang manis2 yang sering dikutip para apologis barat guna mem-back up pernyataan mereka bahwa Islam memiliki rasa kasih tidak terbatas bagi para kafir. Para kafir ini mengasumsi bawha Quran-nya Muhamad sama dengan Injil-nya Yesus. Mereka mengasumsi bahwa seperti dalam Injil, Quran tidak mungkin memuat surah yang memerintahkan pembunuhan terhadap kafir jika mereka menolak Islam, satu2nya agama yang diterima Allah.

Mereka percaya bahwa serupa dengan Injil, Qur’an juga penuh dengan pengampunan dan kasih bagi mereka yang berdosa terhadap Islam. Seandainya para kafir tolil ini menyadari apa sebenarnya yang akan terjadi pada mereka jika jatuh di tangan Islam, mereka akan gemetar ketakutan.

Saya menyisakan banyak waktu untuk menyusun surah2 Quran yang berlaku bagi para kafir. Memang ada surah2 yang berbicara tentang toleransi, kebaikan & kemurahan hati dan kerjasama dengan kafir. Surah2 ini disebut SURAH2 MEKAH, surah2 yang “diturunkan Allah” ketika Muhamad belum berkuasa, masih lemah secara militer dan tidak memiliki kekuatan melawan penduduk asli Mekah yang menyembah berhala.

Pada saat Muhammad bermigrasi ke MEDINAH, Qur’an-nya juga berubah. Sang Allah yang dulunya manis-manis sekarang menjadi keras terhadap para kafir. Begitu si Muhamad berkuasa, Sang Pencipta Alam Semesta dengan segera menurunkan surah2 yang memerintahkan Muhamad agar mengkonversi secara masal para kafir najis kedalam agamanya Muhammad. Kalau tidak, para kafir akan menghadapi hukuman keras dari sang Allah yang sadis dan tidak kenal kompromi. Mengapa? Kok tiba2 Allah jadi sewot betul sama kafir ? Jawabannya ada didepan mata. Di Medinah, Muhammad mendapatkan kekuatan militer untuk menyerang dan menindas kafir. Tidak heran surah2 Medinah penuh dengan kebencian, dendam kesumat dan tata cara menghancurkan para non-muslim secara total.

Mungkin anda akan lalu bertanya, jadi mana yang berlaku, surah Mekah atau surah2 Medinah ? Atau kedua2nya bisa berlaku secara simbiotik ? Maksudnya kedua surah2 bertentangan itu bisa co-exist ? Jawabannya juga simpel : prinsip ABROGASI dalam Quran jelas menegaskan bahwa versi surah2 terakhir (ie versi Medinah) yang berlaku. Oleh karena itu, semua surah yang pro-kafir dalam versi Mekah digantikan dengan surah2 Medina yang anti-kafir.

Catatan: saya menyusun surah2 dibawah ini secara kronologis. Surah2 dengan urutan kronologis dibawah nomor 87 adalah surah Mekah. Surah 2 (sura al-Bakarah) sendiri dimulai dengan nomor 87. Ini adalah surah paling penting yang menentukan dimulainya karir Muhamad sebagai seorang pemimpin yang kuat secara militer. Memang, surah ini adalah campuran beberapa elemen Mekah dan Medinah. Contoh: ayat 2:256 (tidak ada paksaan dalam agama). Surah ini juga mengandung ayat 2:193 yang menerapkan paksaan untuk menerima Islam.
Inilah kedua ayat yang saling kontradiksi:

Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam; telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat

2:256 Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [87, Medina ]

Perangi kafir sampai mereka menerima Islam.

2:193 And fight them UNTIL persecution is no more, and religion is for Allah. But if they desist, then let there be no hostility except against wrong-doers. [87, Medina ]
artinya:
Dan perangilah mereka SAMPAI tidak ada fitnah lagi, dan agama adalah untuk Allah.

Versi bahasa Indonesianya dari Departemen Agama RI mengubah kata SAMPAI menjadi SEHINGGA
(2:193)
Dan perangilah mereka itu, SEHINGGA tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

Anda tentu akan bertanya: ayat mana yang berlaku mengingat kedua2nya berada dalam surah yang sama ? Ayat 2:256 atau ayat 2:193 ? Saya juga ingin mendapat jawaban pasti dari para pencinta Islam. Silahkan mengajukan jawaban tegas, jelas dan jangan memberi alasan problem terjemahan dari bahasa Arab atau menuduh saya tidak mengerti Islam.

Inilah yang dikatakan Muhammad (or Allah) dalam terjemahan Quran oleh Marmaduke Pickthal:

Ketika Muhammad masih di Mekah :
Ber-hati2lah dengan apa yang kau ucapkan di hadapan orang yang tak beriman; bersabarlah terhadap mereka.

73:10
Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik. [3, Mecca ]

Setelah Muhamad di Medina:

2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.
[87, Medina ]

Di Mekah:
Jangan memaksa para kafir.

50:45
Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al Quran orang yang takut dengan ancaman-Ku. [34, Mecca ]

Di Medinah:
Perangi kaum kafir yang ada di sekitarmu.

9:123
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. [113, Medina ]

Sebelum:
Bersabarlah terhadap kaum kafir; Allah akan menghakimi mereka.

10:109
Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya. [51, Mecca ]

Sesudah:
Ketika ada kesempatan, bunuhlah kafir di mana pun kau menjumpai mereka.

9:5
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian.
[113, Medina ]

Sebelum:
Berbantahlah dengan lembut dengan kaum Yahudi, Kristen dan para kafir.

16:125 Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah [845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. [70, Mecca ]

Sesudah:
Bunuh kaum Yahudi dan Kristen jika mereka tidak mau memeluk Islam atau tidak mau bayar pajak Jizya.

9:29
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. [113, Medina ]

Sebelum:
Setiap orang bebas mempraktekan agama apapun yang mereka miliki.

109:6 Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. [18, Mecca ]

Sesudah
Agama apapun yang berbeda dengan Islam tidak dapat diterima.

3:85 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [89, Medina ]

Sebelum:
Muslim harus belajar dari Buku2 kaum Yahudi dan Kristen

10:94
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu. [51, Mecca ]

Sesudah:
Kaum Yahudi dan Kristen adalah kafir; perangi mereka.

9:30
Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putera Allah”. Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?

Bahasa Inggrisnya berbeda dengan terjemahan bahasa Indonesia versi Departemen Agama RI:
And the Jews say: Ezra is the son of Allah, and the Christians say: The Messiah is the son of Allah. That is their saying with their mouths. They imitate the saying of those who disbelieved of old. Allah (Himself) fighteth against them. How perverse are they! [113, Medina ]

Sebelum:
Jangan paksa kaum kafir masuk Islam.

10:99:
Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? [51, Mecca ]

Sesudah:
Bunuh dan salibkan kaum kafir jika mereke mengritik Islam.

5:33
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar. [112, Medina ]

Sebelum:
Tunjukkan kebaikan dan toleransi kepada kaum kafir.

7:199
Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. [39, Mecca ]

Sesudah:
Kaum kafir itu kotor, jangan ijinkan mereka masuk mesjid.

9:28
Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. [113, Medina ]

Sebelum:
Maafkan para kafir.

15:85
Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik. [54, Mecca ]

Sesudah
Perangilah para kafir.

9:73
Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya. [113, Medina ]

Sebelum:
Jangan hina orang kafir kecuali jika menghina Allah

6:108
Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. [55, Mecca ]

Sesudah:
Hukum para kafir dengan pakaian api, siram dengan air mendidih sampai perut dan kulitnya meleleh, cambuk dengan besi,

22:19
Inilah dua golongan (golongan mu’min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. [103, Medina ]
22:20
Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). [103, Medina ]
22:21
Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. [103, Medina ]
22:22
Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), “Rasailah azab yang membakar ini”. [103, Medina ]

Sebelum:
Jangan bertengkar dengan kaum Yahudi dan Kristen.

29:46
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. [85, Mecca ]

Sesudah:
Kaum Yahudi dan Kristen berada dalam permusuhan terus-menerus dengan kaum Muslim

2:137
Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [103, Medina ]

Sebelum:
Berbuat baiklah dengan kaum kafir yang tidak mengganggu kaum Muslim.

60:8
Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. [91, Medina ]

Sesudah:
Perangilah kaum kafir dengan sepenuh tenaga tanpa perkecualian
Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Qur’an dengan jihad yang besar.

Bahasa Inggrisnya lebih jelas, dan tidak menulis tentang “jihad yang benar”:
25:52
So obey not the disbelievers, but strive against them herewith with a great endeavour. [42, Mecca ]

Sebelum:
Bersikap sopanlah jika bicara dengan kaum kafir.

17:53
Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. [50, Mecca ]

Sesudah:
Bersikap keraslah terhadap kaum kafir.

66:9
Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali. [107, Medina ]

Sebelum:
Bertoleransilah pada kaum kafir dan berdamailah dengan mereka.

43:89
Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah: “Salam (selamat tinggal).” Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk).

Bahasa Inggrisnya bukan SALAM tapi DAMAI:
Then bear with them (O Muhammad) and say: Peace. But they will come to know. [63, Mecca ]

Sesudah:
Jangan mengalah dengan kaum kafir; pancunglah batang leher mereka jika kau menangkapnya.

47:4
Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan [95, Medina ]

Sebelum:
Jangan paksa kaum kafir untuk masuk Islam – hanya peringatkanlah mereka.

50:45
Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al Quran orang yang takut dengan ancaman-Ku. [34, Mecca ]

Sesudah:
Kaum kafir itu bodoh; ajak kaum Muslim untuk melawan mereka.

8:65
Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mu’min untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.

Bahasa Inggrisnya bukan KAUM YANG TIDAK MENGERTI tapi KAUM YANG TIDAK PUNYA DAYA PIKIR (bodoh):
O Prophet! Exhort the believers to fight. If there be of you twenty steadfast they shall overcome two hundred, and if there be of you a hundred (steadfast) they shall overcome a thousand of those who disbelieve, because they (the disbelievers) are a folk without intelligence. [88, Medina ]

Sebelum:
Bersikap ramahlah terhadap kaum kafir untuk menghilangkan kejahatan dalam hati mereka

41:34
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. [62, Mecca ]

Sesudah:
Muslim tidak boleh berteman dengan kaum kafir.

3:28
Janganlah orang-orang mu’min mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).

Bahasa Inggrisnya tidak menyebut WALI tapi TEMAN (FRIENDS):
Let not the believers take disbelievers for their FRIENDS in preference to believers.

Sebelum:
Kitab suci kaum kafir mirip dengan Qur’an.

46:10
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al Qur’an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani Israil mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang tersebut dalam) Al Qur’an lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”.
[66, Mecca ]

Sesudah:
Teror dan pancung kaum kafir yang percaya akan kitab lain selain Qur’an.

8:12
(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka

Bahasa Inggrisnya lebih jelas:
When thy Lord inspired the angels, (saying): I am with you. So make those who believe stand firm. I will throw fear into the hearts of those who disbelieve. Then smite the necks and smite of them each finger. [88, Medina ]

Sebelum:
Kaum Muslim harus memaafkan kaum kafir yang tidak percaya.

45:14
Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan. [65, Mecca ]

Sesudah:
Kaum Muslim harus menggunakan senjata apapun untuk menteror kaum kafir.

8:60
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).

Make ready for them all thou canst of (armed) force and of horses tethered, that thereby ye may dismay the enemy of Allah and your enemy, and others beside them whom ye know not. Allah knoweth them. Whatsoever ye spend in the way of Allah it will be repaid to you in full, and ye will not be wronged. [88, Medina ]

KESIMPULAN:
Qur’an jelas menegaskan bahwa jika tiba saatnya, muslimin harus menggunakan kekerasan untuk mengkonversi non-muslim kedalam Islam. Para non-Muslim memiliki dua pilihan: membayar uang perlindungan yagn sangat tinggi (pajak Jizyah) atau dibunuh (dengan cara dipenggal, tentunya).

Dalam negara dimana Islam berdominasi secara militer, dimana muslimin memilih untuk percaya sepenuhnya kepada peraturan2 Quran yang tidak dapat dirubah, tidak dimungkinkan adanya ko-eksistensi damai dengan para kafir.

Dengan adanya internet sekarang, kita tinggal menunggu waktunya saat para kafir menyadari apa yang sesungguhnya terkandung dalam Quran. Pada saat mereka sadar akan nasib mereka kalau sampai negara mereka didominasi Islam, sadarlah mereka akan ketolilan mereka.

Waktunya akan tiba dimana para Kafir Islam akan menolak Islam. Mereka akan menyadari bahwa ini satu2nya cara untuk menyelamatkan peradaban dunia dari kehancuran. Quran tidak dapat dirubah. Muhamad mengatakannya, Allah mengatakannya. Ini berarti bahwa muslim harus membatasi kepercayaan mereka pada hal2 ritual saja, jadi mereka hanya muslim dalam nama saja dan bukan muslim betulan. Muslim betulan adalah ancaman bagi dunia yang multikultural. Titik. //

Abul Kasem menulis dari Sydney, Australia. Komentar dapat dikirim ke humanist882004@yahoo.com
Nih, gua sumbang terjemahan bagian kecil saja. Bagian seterusnya bikin capek ! Sorry.

KRONOLOGI AYAT2 QUR’AN

Surah2 dari Periode Mekah Pertama biasanya pendek. Ayat2nya juga pendek dan ritme bahasanya penuh ‘imagery.’ Surah2 periode ini, dlm urutan yg diberikan
Nöldeke adalah: 96, 74, 111, 106, 108, 104, 107, 102, 105, 92, 90, 94, 93, 97, 86, 91, 80, 68, 87, 95, 103, 85, 73, 101, 99, 82, 81, 53, 84, 100, 79, 77, 78, 88, 89, 75, 83, 69, 51, 52, 56, 70, 55, 112, 109, 113, 114, 1.

Pada Periode Mekah Kedua ini ada transisi dari entusiasme periode pertama kepada ketenangan Surah kedua. Surah2 disini semakin panjang dan sering memiliki introduksi formal spt : ‘Ini firman Tuhan…’. Dan kalimat2 sering didahului dgn ‘qul,’ ‘katakan’, sbg perintah kpd Muhamad. Tuhan sering dirujuk sbg ‘ar-Rahmån.’
Surah2 periode ini adalah : 54, 37, 71, 76, 44, 50, 20, 26, 15, 19, 38, 36, 43, 72, 67, 23, 21, 25, 17, 27, 18.

Dlm Periode Mekah Ketiga, penggunaan istilah ar-Raømån berhenti, tetapi karakterisitik Periode Kedua nampak semakin intensif. Cerita2 ramalan sering diulang2 dgn variasi pada penekanan. Surah2 ini adalah: 32, 41, 45, 16, 30, 11, 14, 12, 40, 28, 39, 29, 31, 42, 10, 34, 35, 7, 46, 6, 13.

Surah2 periode Medinah tidak menunjukkan perubahan gaya melainkan perubahan subyek. Karena kini nabi sudah diakui oleh masyarakat, wahyu2 yg turun mengandung hukum dan peraturan bagi masy. Sering ayat ini disampaikan kpd masyarakat. Peristiwa2 kontemporer disebut dan pentingnya mereka ditekankan.
Surah2 periode itu: 2, 98, 64, 62, 8, 47, 3, 61, 57, 4, 65, 59, 33, 63, 24, 58, 22, 48, 66, 60, 110, 49, 9, 5. 2
with thanks to Rebeca:
KOMPILASI Ayat-Ayat SAMPAH!
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … hp?t=14218
Q9:5 = Ayat Pedang & ABROGASI
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … php?t=7892

A SINA : dari gelandangan jadi Kaya (ayat2 yg diabrogasi)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … php?t=8960
apakah-muhammad-lemah-lembut-sewaktu-hidup-mekah-t35376/

Read More



Akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

Posted on Agustus 29, 2011, in buku islam, Quran and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Kronologi Ayat-ayat Quran.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: