Arsip Blog

Muhammad dan Sex

Muhammad mencium kelamin bocah


Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad


[hadith] Mengeluarkan mani halal (istimta’ atau onani)


[Hadis] Kemiripan Anak Dgn Ortu, Siapa Yg Ejakulasi Duluan

Selanjutnya mampir ke SINI


Sumber: infomuslim.tk

MESIR : dua fatwa ttg MENYUSUI lelaki dewasa !!

http://www.islam-watch.org/MuminSalih/B … -Islam.htm
http://www.news.faithfreedom.org/index. … e&sid=1309

MENYUSUI LELAKI DEWASA menurut Islam
by Mumin Salih
26 May, 2007

Isu menyusui lelaki dewasa sedang HOT di Mesir dan merupakan fokus media di sejumlah negara TImur Tengah. Ini semua dimulai ketika Dr. Izzat Attya, kepala departemen Hadis Universitas Al-Azhar, mengeluarkan FATWA yg mengatakan : adalah sah bagi wanita Muslim yg bekerja utk MENYUSUI KOLEGAnya utk menghindari dosa ‘khulwa’ (atau ‘khalwat’ : berada disebuah ruangan dgn hanya seseorang yg tidak semuhrim). :shock: :shock: :shock:

Fatwa2 serupa juga pernah dikeluarkan ulama2 di Timur Tengah, tetapi ini pertama kalinya fatwa macam itu datang dari Al Azhar, institusi Islam yg paling prestijius di dunia.

Dr. Attya mengerti bahwa Muslimah2 yg sangat taat pada agama mereka terpaksa harus keluar rumah dan bekerja. Negara dan masyarakat memaksa wanita2 ini utk berbuat dosa khalwat, tanpa melakukan sesuatu utk menghindarinya, katanya.

Menurut pakar paling terpercaya dibidang hadis ini, solusi ini memang datang langsung dari nabi. DI jaman Islam dulu, wanita2 Muslim juga mengalami hal yg sama dan nabi segera mengatasinya.

Ini semuanya bermula ketika Muhamad berniat menikahi Zainab, istri anak angkatnya, Zaid (atas anjuran Allah, tentunya).

Abu Huthayfa dan istrinya, Sahla, memiliki seorang putera angkat (budak yg dibebaskan) bernama Salim. Sahla dapat berada di suatu ruangan dgn Salim, tanpa mengenakan jilbabnya. Ketika Mohamad melarang Muslim utk mengadopsi anak, adopsi Salim otomatis batal shg ia kini menjadi orang asing yg berlainan muhrim dan tidak lagi bisa berada disebuah ruangan tersendiri dgn Sahla.

Sahla mengeluh kpd Muhamad yg memberinya solusi genius !
NABI menyuruhnya MENYUSUI Salim :shock: :shock: (SUMPAH GUA NGGAK BOHONG. LIHAT AJA ARTIKEL ASLINYA dan cek hadis dibawah ini !!!!!! ali5196)

Dgn begitu, Salim diijinkan utk tinggal dirumahnya sbg seorang putera. Namun Sahla protes: ‘Tetapi Salim lelaki dewasa dan berjenggot !’
Mohamad senyum kpdnya dan mengatakan ‘Saya tahu itu’.

Aisha, juga sangat bahagia dgn keputusan ini karena iapun memiliki kesulitan mengijinkan lelaki kedalam rumahnya utk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Apalagi setelah kematian Muhamad, Aisya semakin memerlukan flexibilitas dlm bertemu dan berbicara dgn lelaki2 tidak semuhrim ttg Islam. Aisha JUGA SANGAT MENDUKUNG PRAKTEK PENYUSUAN LELAKI DEWASA !! Ia mendorong puteri2 adik2nya dan puteri2 saudara2nya utk menyusui lelaki yg diinginkan Aisya agar memasuki rumahnya.

Muslim2 sejati memang setuju 100% dgn fatwa ini; wong, ini merupakan wanti2 sang boss sendiri dan sudah ada presedennya ! Masalah apakah ini bisa diterima secara moral, tentu tidak pernah digubris. Pokoknya apa kata Allah/Muhamad, itu pasti benar dan tidak patut dipertanyakan. TITIK.

Ada Muslim2 yg ingin memperhalus dampak fatwa ini pada komunitas Muslim yg SHOCK. Ada yg mengungkapkan keberatan ttg cara fatwa itu disampaikan kpd masyarakat, sementara ada yg mencoba menjelaskan bahwa ‘menyusui’ tidak selalu berarti ‘kontak antara lelaki dan wanita.’ Ini bisa berarti bahwa seorang wanita bisa memasukkan susu dari teteknya kesebuah gelas dan memberikannya kpd kolega lelakinya ! :shock: :shock: :shock: :shock: :shock:

Kelompok Muslim macam ini mencoba mereformasi Islam sesuai dgn cara mereka sendiri2 dan lupa bahwa wanita tidak selalu memproduksi susu. Mayoritas Muslim marah, malu dan menolak fatwa ini. Mereka mengatakan bahwa Muhamad tidak mungkin mengijinkan hal ini.

Muslim2 yg shock berat itu itu jelas belum pernah mendengarkan cerita diatas tsb. Sayapun, ketika masih mukminin dulu hanya mendengarnya setelah saya dewasa. Bahkan ketika itu saya yakin betul bahwa hadis itu pastilah lemah isnadnya, tentu tanpa mengeceknya (takut menemukan kepalsuan Islam).

Namun ternyata hadis itu memang SAHIH dan dilaporkan berkali2 dlm hadis2 Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud & Ibn Majah. Malah hadis itu telah diselidiki sejumlah pakar paling terhormat spt Ibn Taymiyya, Ibn Hazm & Al Albani. Menolak hadis dgn kekuatan spt itu sama saja dgn menolak puasa dan solat.

Masyarakat Islam dgn sengaja dan konsisten menyembunyikan wajah burik Islam. Mayoritas Muslim sama sekali tidak tahu ttg luar biasanya pelanggaran2 Muhamad atas tradisi dan moralitas Arab. Tanpa malu2, Muhamad bahkan melanggar aturan Islamnya sendiri demi tercapainya agendanya.

Setelah hebohnya kasus ini sampai membuat banyak orang marah, Al-Azhar mencoba menjelaskan posisi mereka dan Dr. Attya dipaksa mencabut fatwanya. Dlm pernyataannya, ia mengatakan, IA HANYA MENURUTI PENDAPAT OLEH PAKAR2 ISLAM PALING TERHORMAT, tetapi setelah konsultasi panjang lebar dgn pakar2 Muslim, ia kini percaya bahwa ijin utk menyusui lelaki dewasa adalah sebuah pengecualian yg hanya diberikan kpd istri Abu Huthayfa utk mengatasi sebuah problem yg tidak lazim, tetapi ini tidak berlaku bagi Muslim lain. Pernyataannya tentu tidak menyebutkan apa yg begitu ‘tidak lazim’ ttg kasus Abu Huthayfa ini dan mengapa AISHA sendiri yg mendukungnya.

Pembelokan fatwa macam ini membuat lega masyarakat Muslim dan media Arab karena menurut mereka, fatwa itu tidak cocok dgn moralitas tinggi dan logika yg mereka yakin dimiliki Islam. Sungguh konyol bahwa Muslim kesulitan menerima kebenaran cerita ini, tetapi dgn mudah menelan cerita bahwa Muhamad berMIRAJ naik BURAQ ke surga. Otak Islam memang sungguh aneh !!

———————————
Referensi:
http://www.alarabiya.net/articles/2007/05/16/34518.html
http://hadith.al-islam.com/Display/Disp … 7&Rec=1798
http://hadith.al-islam.com/Display/Disp … 1&Rec=3379
http://hadith.al-islam.com/Display/Disp … 1&Rec=3378
http://hadith.al-islam.com/Display/Disp … 1&Rec=3381
http://hadith.al-islam.com/Display/Disp … 1&Rec=3382

rawandi@googlemail.com

ini pernah gua bahas dulu di

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … 03&start=0 
Book 008, Number 3427:
Umm Salama said to ‘A’isha (Allah be pleased with her): A young boy who is at the threshold of puberty comes to you. I, however, do not like that he should come to me, whereupon ‘A’isha (Allah be pleased with her) said: Don’t you see in Allah’s Messenger (may peace be upon him) a model for you? She also said: The wife of Abu Hudhaifa said: Messenger of Allah, Salim comes to me and now he is a (grown-up) person, and there is something that (rankles) in the mind of Abu Hudhaifa about him, whereupon Allah’s Messenger (may peace be upon him) said: Suckle him (so that he may become your foster-child), and thus he may be able to come to you (freely).

Terjemahan:
Umm Salam berkata pada Aisha: Seorang anak muda menjelang akil balik datang padamu. Namun aku tidak suka dia datang padaku. Mendengar itu Aisha berkata: Tidakkah kau mencontoh pada rasul Allah? Lalu dia berkata: Istri Abu Hudhaifa bekata, “Rasul Allah, Salim datang padaku dan dia sekarang seorang lelaki dewasa, dan ada sesuatu yang mengganggu pikiran Abu Hudhaifa tentang dia.” Mendengar itu rasul Allah berkata, “Susuilah dia (supaya dia menjadi anak angkatmu) dan karena itu dia bisa bebas mengunjungimu.

Gila atau PIKTOR ? Menyuruh istri orang menyusui lelaki dewasa yang bukan suaminya? Ajaran Tuhan atau ajaran SETAN?

Moral of the story: Wahai para muslimah. Jika suamimu cemburu kamu dikunjungi PIL mu, tetekilah PIL mu itu, dan setelah itu kamu akan bebas dikunjungi si PIL kapan saja di mana saja! SIPPPPPP!!!!!

Image

Read More


Untuk akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

[Quran & Hadis] Barang Jarahan Halal

CARI NAFKAH DARI PERAMPOKAN DAN PUNGUTAN LIAR:

Hadis Sahih Bukhari, Vol. IV, pg. 104:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar bahwa sang Nabi berkata,”Mata pencaharianku ada di bawah bayangan tombakku, (1) dan dia yang tidak menaati perintahku akan dihinakan dengan membayar Jizya.”Catatan: (1) “Di bawah bayangan tombakku” berarti “dari jarahan perang”.
[Ref: The Translation of the Meanings of Sahih Al-Bukhari, Arabic-English, Vol.IV (page 104) by Dr. Muhammad Muhsin Khan, Islamic University—Al-Medina Al-Munauwara].

Hadis berikut menerangkan bahwa Muhammad mendirikan mesjid2 dengan biaya dari hasil rampokan, jarahan dan pungutan pajak paksa Jizya terhadap non-Muslim. Bacalah Hadis ini dengan teliti dan kau akan mengerti mengapa banyak orang tertarik untuk bergabung dengan Muhammad dan Islamnya. Ya, alasannya hanyalah keserakahan dan nafsu akan uang dan kekayaan semata-mata. Muhammad melanggar semua hukum dan aturan masyarakat mapan yang beradab hanya untuk memuaskan keserakahan pengikut2nya. Ini hadisnya:

Hadith Sahih Bukhari, Volume 4, Book 53, Number 390:
Dikisahkan oleh Jabir bin ‘Abdullah:
Rasul Allah suatu saat berkata padaku,”Jika uang masukan dari Bahrain tiba, aku akan beri kamu segini banyak dan segitu banyak.” Ketika Rasul Allah telah mati, uang dari Bahrain tiba, dan Abu Bakr mengumumkan,”Bagi yang telah dijanjikan oleh Rasul Allah, silakan datang padaku.” Lalu aku menghadap Abu Bakr dan berkata,”Rasul Allah berkata padaku,”Jika uang masukan dari Bahrain tiba, aku akan beri kamu segini banyak dan segitu banyak.” Setelah mendengar itu Abu Bakr berkata padaku, “Ciduklah (uang) dengan kedua tanganmu.” Aku ciduk uang dengan kedua tanganku dan Abu Bakr memintaku menghitungnya. Aku menghitung dan jumlahnya adalah lima ratus (keping emas). Jumlah seluruhnya yang dia berikan padaku adalah seribu lima ratus (keping emas).
Dikisahkan oleh Anas: Uang dari Bahrain dibawa kepada Nabi. Dia berkata,”Sebarkan uang itu di Mesjid.” Inilah jumlah uang terbesar yang pernah diserahkan kepada Rasul Allah. Saat itu Al-‘Abbas datang padanya dan berkata,”O Rasul Allah! Berilah aku uang karena aku memberikan uang tebusan diriku dan Aqil.” Sang Nabi berkata padanya,”Ambillah.” Dia menciduk uang dengan kedua tangannya dan menuangkannya di atas bajunya dan mencoba mengangkatnya tapi tidak bisa dan dia minta pada sang Nabi,”Maukah kau meminta seseorang untuk menolongku mengangkat ini?” Nabi berkata,”Tidak.” Lalu Al-‘Abbas berkata,”Kalau begitu, maukah kau membantuku mengangkatnya?” Nabi berkata,”Tidak.” Lalu Al-‘Abbas membuang sebagian uang, tapi tetap saja dia tidak kuat mengangkutnya, dan dia sekali lagi meminta pada Nabi,” Maukah kau meminta seseorang untuk menolongku mengangkat ini?” Nabi berkata,”Tidak.” Lalu, Al-‘abbas membuang sebagian lagi uang dan memikulnya di pundaknya dan lalu pergi. Sang Nabi terus melihatnya terpesona akan keserakahannya sampai dia menghilang dari penglihatan. Rasul Allah tidak beranjak dari tempat itu sampai tidak ada satu Dirham pun tersisa dari uang itu.

ayat2 dibawah ini ini dibuat Muhammad sebagai “alat” dan “tameng” untuk pembenaran perampokan dan penjarahan yg dilakukannya beserta pengikutnya,termasuk aksi perampasannya atas nama perang “suci” di Khaibar.

>Muhammad mengatasnamakan Allah-nya melegalkan barang jarahan
QS 8:1 Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman”.

juga QS 59:7,QS 8:41

>barang jarahan halal untuk nafkah hidup
QS 48:20 Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

QS 8:69 Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS 8:41 Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnusabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

>barang jarahan halal untuk nafkah hidup dan sebagai mata pencaharian
QS 59:7 Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.

>tindakan2 penjarahan Muhammad sebagai mata pencahariannya bisa dibuktikan dengan hadis2 ini:
Hadis Sahih Bukhari, Vol. IV, bab 88:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar bahwa sang Nabi berkata,”Mata pencaharianku ada di bawah bayangan tombakku(rampasan,pen), dan dia yang tidak menaati perintahku akan dihinakan dengan membayar Jizya.”

http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Hadis Sahih Bukhari Volume 4, Book 53, Number 351:
Dikisahkan oleh Jabir bin Abdullah:
Rasul Allah berkata,”Barang jarahan adalah halal bagiku.”

Hadith Sahih Bukhari Volume 9, Book 93, Number 555:

http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Dikisahkan oleh Abu Huraira:
Rasul Allah berkata, “Allah menjamin (orang yang melakukan Jihad untuk Allah dan tidak ada yang ingin dilakukannya kecuali Jihad untuk Allah dan iman akan FirmanNya) bahwa Allah akan menerimanya di surga (mati sebagai martir) atau mengupahi dia dengan hadiah atau jarahan perang yang telah diterimanya dari tempat dia pergi.”

http://hadith.al-islam.com/bayan/display.asp?Lang=ind&ID=1091
Hadis riwayat Urwah Al-Bariqi ra.,
ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Kuda, telah terikat pada ubun-ubunnya itu kebajikan hingga hari kiamat, yaitu pahala dan harta rampasan perang

>bukti dari Hadis bahwa Muhammad mencari makan dan nakah dari hasil menjarah,
http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 548:
Dikisahkan oleh Ibn Umar:
Kami tidak makan kecuali setelah kami menaklukkan Khaibar.

Hadis Sahih Bukahri, Volume 6, Book 60, Number 407:
http://www.darulislam.info/modules.php?op=modload&name=Hadith_Bukhari&file=index&action=view
Dikisahkan oleh Umar:
Harta benda milik Bani An-Nadir merupakan sebagian barang jarahan yang diberikan Allah pada RasulNya (karena) barang2 jarahan seperti itu tidak didapat dari peperangan yang dilakukan kaum Muslim, atau dengan pasukan berkuda, atau dengan pasukan berunta. Jadi barang2 ini adalah milik Rasul Allah saja, dan dia menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan tahunan para istrinya, dan menggunakan sisa dana untuk membeli persenjataan dan kuda sebagai peralatan perang yang digunakan untuk Tujuan Allah.

—–####—–

sebagian kisah2 Muhammad dapat dilihat disini:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=789

atau,
http://mengenal-islam.t35.com/Siapa_Muhammad.htm
http://www.news.faithfreedom.org/index. … e&sid=1218

Allah permitted only Muhammad to conduct raids and plunder
[Allah hanya ijinkan Muhammad utk mengadakan operasi2 perampokan dan penjarahan]

Allah memberikan Muhammad HAK EKSKLUSIF utk mengadakan perampokan dan penjarahan terhadap RAKYAT SIPIL TIDAK BERDOSA dan tidak bersenjata.

Sahih Muslim, Book 004, Number 1058:
Jabir b. ‘Abdullah al-Ansari reported: The Prophet (may peace be upon him) said: I have been conferred upon five (things) which were not granted to anyone before me (and these are): Every apostle was sent particularly to his own people, whereas I have been sent to all the red and the black, the spoils of war have been made lawful for me, and these were never made lawful to anyone before me, and the earth has been made sacred and pure and mosque for me, so whenever the time of prayer comes for any one of you he should pray whenever he is, and I have been supported by awe (by which the enemy is overwhelmed) from the distance (which one takes) one month to cover and I have been granted intercession.

[TERJEMAHAN:
Jabir … melaporkan : nabi (saw) mengatakan: Saya diberikan lima hal yg tidak diberikan kpd siapapun sebelum saya : setiap rasul dikirim khusus bagi rakyatnya sendiri, sementara saya …. rampasan perang disahkan bagi saya dan ini tidak pernah disahkan bagi siapapun sebelum saya …]

Sahih Muslim, Book 004, Number 1062:
Abu Huraira reported that the Messenger of Allah (may peace be upon him) said: I have been given superiority over the other prophets in six respects: I have been given words which are concise but comprehensive in meaning; I have been helped by terror (in the hearts of enemies): spoils have been made lawful to me: the earth has been made for me clean and a place of worship; I have been sent to all mankind and the line of prophets is closed with me.

[TERJEMAHAN: Abu Huraira melaporkan bahwa rasulullah (saw) mengatakan : Saya diberikan superioritas atas rasul2 lain dalam 6 hal : … Saya dibantu oleh teror (dalam hati musuh); harta benda mereka disahkan bagi saya: …]

Tabari, 1987, p 7.20 :
Abd Allah ibn Jahsh reserved one-fifth of the booty for Muhammad. (as per 8:41). Muhammad admonished Abdallah ibn Jahsh for fighting in the sacred month. At first, he refused to accept anything from the loot. Allah then revealed 2:217 sanctioning Muhammad to fight in the sacred months. After this revelation from Allah, Muhammad took possession of the plunder and took charge of the two prisoners

[TERJEMAHAN:
Abduillah ibn Jahsh menyisakan 1/5 harta benda rampasan bagi Muhammad (sesuai dgn Q8:41). … Pada mulanya, ia (Muhammad) menolak utk menerima apapun dari harta rampasan tsb. TAPI Allah kemudian menurunkan Q2:217 yg memerintahkan Muhammad utk berperang dlm bulan2 haram (suci). Setelah wahyu ini Muhammad mengambil bagian rampasan(nya) …]

Masih banyak contoh lain yg menunjujkkan tabiat Muhammad sbg perampok, penjarah dan pembunuh non-Muslim:

Muhammad got a booty property of B. Nadir and called it a special gift from Allah (background to 59:6) and these properties were used to support Muhammad’s wives… (Sahih Bukhari, 5:59:367)

Spoils of war are for Allah and Muhammad (8:1)…(Sahih Muslim, 19.4329)

One-fifth of booty belongs to Allah… (Baladhuri, 2002, p 109)

Allah has a special choice from booty, Safi, exclusively reserved for Muhammad… (p 2.847, Sunaan Abu Dawud, 2.2985, footnote 2406)

The Safi is not taken from one-fifth of booty but from the entire loot, before one fifth is taken out… (p 2.848, Sunaan Abu Dawud, 2.2986, footnote 2407)

Safiyyah (a teenage married girl whom Muhammad took as a captive in the plunder of Khaybar Jews) was Allah’s Safi to Muhammad… (p 2 848, Sunaan Abu Dawud, 2 2987, footnote 2408).

Before her capture as a sex slave, Safiyyah’s name was Zainab… (p 2.848, Sunaan Abu Dawud, 2 2987, footnote 2409).

Read More


Untuk akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

[Hadis] Teror & Penjarahan dari Mulut Muhammad Sendiri

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … php?t=2691

TERROR DARI MULUT MUHAMAD SENDIRI


Hadis Sahih Bukhari 4.52.220;
Narrated Abu Huraira:
Allah’s Apostle said, ” … and I have been made victorious with terror (cast in the hearts of the enemy) …”

Terjemahan :
(Diriwayahkan Abu Huraira : Kata rasulullah, “… Kemenangan saya adalah melalui TEROR …”)

Nih, periksa aja aslinya dari situs dukungan arab :
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamental … ri/052.sbt. html#004.052.220

Utk hadis2 selanjutnya dibawah ini silahkan periksa ke :
http://www.usc.edu/dept/MSA/reference/searchhadith.html

Sahih Muslim 4:1058
‘The Apostle of God said, ‘I have been given five (qualities) which were not given to any before me. I have been given victory thru fear (inspired by me) …: and plunder has been made lawful for me, and it was not made lawful for anyone before me…”

(Rasulullah mengatakan, “Saya memiliki LIMA kualitas yg TIDAK DIBERIKAN KPD SIAPAPUN SEBELUM SAYA. Saya diberikan kemenangan lewat KETAKUTAN (yg diinspirasi oleh saya) …: dan PENJARAHAN dibuat SAH bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapa saja sebelum saya …”)

Bukhari 4.1066:
… The Messenger of Allah (may peace be upon him) said: I have been helped by terror (in the heart of the enemy) …


(Rasulullah saw mengatakan: Saya dibantu oleh TEROR …”)


Bukhari 4.53.351:
Narrated Jabir bin Abdullah:
Allah’s Apostle said, “Booty has been made legal for me.”

(Diriwayahkan Jabir bin Abdullah, Rasulullah mengatakan: “PENJARAHAN DIBUAT SAH BAGI SAYA.”)

TAMBAHAN TTG PENJARAHAN :
Sahih Bukhari Volume iii, Book 37, Number 495:
Ketika Allah menjadikan Nabi kaya lewat penjarahan, rasul mengatakan, “Saya lebih berhak dari mukmin lain utk menjadi pelindung para mukmin, jadi jika seorang Muslim mati meninggalkan hutang, saya bertanggung jawab atas hutangnya… ”

PEMERASAN LEWAT PAJAK JIZYAH
Bukhari Volume 4, Book 53, Number 388:
Diriwayahkan Juwairiya bin Qudama At-Tamimi: Kami katakan kpd ‘Umar bin Al-Khattab, “Ya ketua para mukmin ! Nasehatkanlah kami.” Katanya, “Saya anjurkan kalian utk memenuhi perjanjian Allah (dgn Dhimmi) karena ini perjanjian nabimu dan SUMBER KEHIDUPAN keluargamu (yi pajak dari Dhimmi).”
PERAMPOKAN ATAS YAHUDI KHAYBAR:
Kita bisa baca kebenaran kisah perampokan tanpa sebab ini dari sejarah yang ditulis oleh al-Tabari [Tabari, vol.viii, p.117]:
Di masa kemarau besar di Medina saat itu, sekelompok orang B. Aslam yang baru saja memeluk Islam menghadap Muhammad untuk minta bantuan. Tapi Muhammad tidak punya apa2 untuk membantu mereka. Jadi dia berdoa pada Allah agar mereka bisa menjarah perbentengan kaum Yahudi Khaybar yang banyak harta, termasuk pertanian mereka yang hijau subur. Dia berkata, “O Tuhan, Kau tahu keadaan mereka – bahwa mereka tidak punya kekuatan dan aku tidak punya apapun untuk kuberikan pada mereka. Bukalah bagi mereka (kesempatan menyerang) bagian terbesar perbentengan Khaybar, yang paling kaya akan makanan dan daging berlemak.”

Di pagi harinya, Muhammad menjarah benteng al-Sa’b b. Muadh (ketua suku Yahudi) yang memiliki paling banyak makanan yang berlimpah. Bahkan Sahih Bukhari menulis tujuan utama untuk menyerang Khaybar adalah makanan:
Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 547:
Dikisahkan oleh ‘Aisha:
Ketika Khaibar ditaklukkan, kami berkata, “Sekarang kita bisa makan kurma2 kami!”

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 548:
Dikisahkan oleh Ibn Umar:
Kami tidak makan kecuali setelah kami menaklukkan Khaibar.

Read More



Akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.

[Quran & Hadis] Doa bagi Kafir

[9:113] Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam.

[9:80] Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). Kendati pun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampun kepada mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.

with tenks to Rebeca :
Hukum Emas I muhammad: Jangan Doakan KAFIR!
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … sc&start=0
Ini hadisnya :

http://www.pesantrenvirtual.com/index.p … &task=view &id=812&Itemid=30
Mendoakan Saudara tidak seiman
Oleh: Dewan Asatidz

Dalam sebuah hadist riwayat Muslim dikatakan : ketika Abu Talib, paman Rasulullah dalam keadaan sekarat, Rasulullah mendatanginya saat itu disampingnya ada Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayah, Rasulullah mengajaknya mengucapkan “laailaah illallaah”, namun Abu Jahl dan Abdullah membujuknya agar tetap mengikuti agama Abdul Muttalib (paman tertua). Demikian hingga Abu Talib meninggal dunia tidak dalam keadaan beriman, lalu Rasulullah berkata “Demi Allah aku akan memintakan ampunan Allah selagi tidak dilarang, lalu turunlah ayat surah Taubah:113-114 “Tiadalah sepatutnya bagi Nabi Muhammad dan orang-orang yang beriman memintakan ampunan kepada Allah bagi orang-orang musyrik, walaupun mereka itu adalah kaum kerabatnya, sesudah jelas bagi mereka, bahwasannya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka Jahannam.

Dan permintaan ampun Ibrahim untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya. Tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu musuh Allah maka Ibrahim berlepas diri dari padanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun.

Qurtubi membahas panjang lebar masalah ini dan mengemukakan pendapat bahwa mendo’akan orang kafir yang masih hidup hukumnya boleh, seperti yang dilakukan Rasulullah ketika mendapatkan perlakuan kurang baik dari kaumnya yang musyrik “Ya ALlah tunjukkanlah kaumku karena mereka tidak tahu”. Rasulullah juga pernah berdoa agar Umar masuk Islam hingga akhirnya dikabulkan oleh Allah.

Adapun mendoakan orang kafir yang telah meninggal dan diketahui ia meninggal dalam keadaan kafir, hukumya tidak boleh seperti dijelaskan ayat di atas. Dalam sebuah riwayat Rasulullah s.a,w, meminta kepada Allah agar diizinkan berdoa untuk mendiang ibunya, namun Allah tidak mengizinkannya dan beliau hanya diizinkan untuk menjenguk makamnya. (H.R. Muslim).
******

:shock:
6084. Dari `Aisyah ra. Sesungguhnya orang-orang Yahudi datang kepada Nabi saw. lalu mereka mengatakan ” “ASSAAMU `ALAIKUM” (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu). Beliau menjawab: “Dan semoga dilimpahkan kepada kalian”. Lalu `Aisyah berkata: “Semoga kematian dilimpahkan kepada kalian. Semoga Allah mengutuk dan murka kepada kalian”.

Rasulullah saw. bersabda: “Pelan-pelanlah wahai `Aisyah, mestinya kamu bersikap lemah lembut, dan hati-hatilah kamu terhadap sikap bengis”. Ia berkata: “Apakah engkau tidak mendengar apa yang mereka ucapkan?”. Beliau bersabda: “Apakah kamu tidak mendengar apa yang aku ucapkan? Aku telah membalaskan do`a keburukan atas mereka, lalu do`aku dikabulkan atas mereka dan do`a mereka tidak dikabulkan atas diriku”.
(HR: Bukhari)

Klaim yang aneh dan tidak bener…. Allah menyetujui doa yang tidak baik (kutukan), begitulah Allah….
Komentar bagus dari Athan :

… apabila seseorang sampai detik terakhir hidupnya tidak menyesal dan akan dosa besar yang telah ia lakukan maka seseorang tidak akan bisa lagi dapat melakukan sesal dan pertobatan dan itu tertutup atas pikihan orang tersebut sampai menjelang detik terakhir hidupnya atau akhir hayatnya. Allah sudah memberikan waktu yang cukup selama hidupnya

Sedangkan dalam islam silahkan anda lihat bahkan orang2 yang dianggap sesat yang notabene masih bahkan dalam keadaan hidup, masih dalam peluang untuk pertobatan namun sudah dicap sebagai penghuni neraka jahanam dan oleh karenanya tidak perlu didoakan lagi, apalagi ditambah allah islam akan lebih menyesatkan lagi orang2 yang dianggap sesat !

Read More


Akses ke Forum tanpa download proxy langsung aja klik di sini.